Deputi Bidang Kemaritiman, Sekretariat Kabinet Kagumi Keindahan Ngarai Sianok

oleh

Bukittinggi, Dekadepos.com

Deputi Bidang Kemaritiman, sekretariat Kabinet, Agustina Murbaningsih, di dampingi Kadis Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, Oni Yulvian dan Sekretaris Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Bukittinggi Linda Faroza dan Kabid Destinasi dan Daya tarik Pariwisata,Siti Mariah serta Kabid Pemuda dan Olahraga, Wajidi ,meninjau kawasan Ngarai Sianok yang telah ditetapkan sebagai kawasan Geopark Nasional bersamaan dengan kawasan Maninjau kabupaten Agam, Rabu (24/4) sore kemaren .

Pada kesempatan itu,Deputi Bidang Kemaritiman sekretariat Kabinet RI itu kepada awak media mengungkapkan,kekagumannya dengan wisata Bukittinggi, khususnya kawasan Ngarai Sianok. Dimana kawasan ini dinilai memang sangat co cok menjadi kawasan geopark, bahkan didukung dengan aspek kepariwisataan lainnya.

“Kawasan Ngarai Sianok-Maninjau memang menjadi Geopark Nasional yang komplit. Banyak aspek pendukungnya,berada tidak jauh dari pusat kota, udaranya juga sejuk dan masih bersih. Selain itu juga didukung dengan aspek kepariwisata an lainnya, terutama kuliner yang sudah dikenal hingga mancanegara,” ungkap Agustina Murbaningsih.

Menurut Agustina,ia juga terus mendorong dinas pariwisata Sumatera Barat dan Pemerintah kota Bukittinggi serta Agam, untuk terus meningkatkan promosi , sehingga semakin dikenal hingga ke Mancanegara.Terkait, untuk dijadikan sebagai kawasan geopark global, Agustina menyatakan,masih dalam proses, karena banyak penilaian lainnya oleh tim khusus nantinya.

“Nanti akan ada satu kelembagaan yang menilai itu.Mereka yang menentu kan apakah layak atau tidak. Tapi yang jelas kita akan berusaha semaksimal mungkin,” ujarnya.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Sumatera Barat, Oni Yulvian,juga mengata kan,kalau pihaknya terus mendorong seluruh daerah yang memiliki kawasan geo park, terus berbenah dan meningkatkan potensi untuk menjadi geopark global. Nantinya seluruh daerah harus duduk bersama, agar dapat menentukan kawasan mana yang akan diajukan.

“Tentunya seluruh daerah harus duduk bersama agar dapat ditentukan dan diajukan atas kesepakatan bersama, kawasan mana yang akan diajukan sebagai kawasan geopark global. Karena memang tujuannya pembangunan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Sumatera Barat,” ungkapnya di Panorama Bukittinggi yang turut didampingi Sekretaris Disparpora Bukittinggi, Linda Faroza dan Kabid Destinasi dan Daya Tarik Pariwisata, Siti Mariah.( Edis )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *