Cekcok, Heni Darsita Tewas Ditangan Suami

oleh
Heni Darsita (Foto:facebook)

Crime, dekadepos.com

Diduga tidak terima sang istri menuntut untuk berpisah, Imam Kunarso (54) tega menghabisi nyawa istrinya Heni Darsita (43), hingga ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar mandi rumahnya, di Kelurahan Sukaharja, Kacamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Rabu (15/5/2019) malam.

Usai menghabisi nyawa istrinya, suaminya Imam Kunarso langsung kabur meninggalkan korban dan berhasil ditangkap saat hendak melarikan diri ke Kalimantan Tengah menggunakan sebuah mobil.

Kapolres Ketapang, AKBP Yury Hidayat
membenarkan penangkapan tersebut. “Benar. Suaminya bernama Imam Kunarso telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya.

Pelaku saat ini sudah diamankan oleh unit Lidik Polres Ketapang, Polda Kalbar dibantu dengan unit Reskrim Polsek Arut Selatan, Polda Kalteng, pada Kamis (16/05) sekitar pukul 15.45 WIB.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Eko Mardianto mengatakan bahwa sesuai pemeriksaan alat bukti awal dan menginterogasi saksi-saksi, tersangka merupakan suami dari korban Heni Darsita.

“Berdasarkan penyelidikan kemarin, untuk tersangka berada di wilayah Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat,” tuturnya.

“Setelah mengetahui posisi tersangka kemudian kami menghubungi unit Reskrim Polsek Arut untuk dilakukan penangkapan karena posisi yang cukup jauh dari sini menuju kesana hingga 14 jam,” ungkap Eko.

Eko menambahkan, saat ini tersangka masih dalam perjalanan menuju Mapolres Ketapang, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Tadi pagi anggota kita sudah disana, dan saat ini tersangka masih dalam perjalanan menuju kesini,” ujar Eko.

Penangkapan dan penetapan tersangka terhadap suami korban ini berdasarkan pemeriksaan saksi dan ditemukannya sejumlah alat bukti yang mengarah kepada suaminya.

Dia dijerat dengan Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun.

Menurutnya, pemicu pembunuhan sadis tersebut, berdasarkan dari keterangan tersangka setelah dilakukan pemeriksaan di Polsek Arut Selatan, motif pembunuhan yang dilakukan pelaku karena dendam.

“Karena pelaku ini selalu disalahkan oleh korban,” kata Eko menyampaikan keterangan pelaku.

Ia menambahkan, pembunuhan ini dilakukan pelaku dengan cara dipukul dengan tangan tanpa mengunakan senjata.

“Setelah dipukul korban dicekik setelah itu diseret ke kamar mandi,” ujar Eko.

“Sewaktu kita olah TKP pun kita tidak menemukan sajam, dan hanya melihat tembok kamar di kamar mandi yang sudah dalam kondisi jebol-jebol,” imbuhnya.

Diduga kuat korban meninggal karena kehabisan darah akibat dari luka yang menganga akibat dari terbenturnya pecahan tembok kamar mandi.‎

Sementara itu, menantu korban Rizal (27) ketika dimintai keterangannya, kedua pasangan suami istri ini sempat
bertengkar hebat.

“Tadi malam, di rumah ada anak dan suaminya. Korban cekcok sama suaminya,” kata Rizal dilansir dari Kompas.com, Kamis (16/5/2019).

Sekitar pukul 22.00 WIB, anak korban keluar rumah dan kembali menjelang sahur.

Rizal menceritakan, saat pulang ke rumah anaknya mencoba menggedor kamar korban untuk mengajak sahur.

Namun tak direspons, sehingga anaknya sahur sendiri. “Baru siangnya sekitar pukul 11.30 WIB, anaknya mendobrak pintu kamar dan menemukan korban sudah meninggal dunia di kamar mandi,” ucapnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *