Diduga Korban Pembunuhan, Polisi Dalami Kasus Penemuan Tiga Mayat di Pasaman

oleh

PASAMAN,Dekadepos.com

Tiga jasad yang diduga korban pembunuhan sadis di Kabupaten Pasaman, sudah dibawa dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Sikaping sekitar pukul 21.00 WIB tadi, ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Padang, Sumatera Barat untuk kepentingan autopsi.

“Benar. Ketiga jasad korban sudah dilakukan identifikasi dan Visum di RSUD Lubuk Sikaping. Saat ini tengah persiapan ke dalam Ambulance untuk pemberangkatannya ke RS Bhayangkara Padang guna kepentingan autopsi,” terang Kapolres Pasaman, AKBP Hasanuddin, S.Ag melalui Kasatreskrim, AKP Lazuardi Kamis (16/05/2019) malam.

Jasad Mulinar dan suaminya Syahrul dibawa dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Sikapingmenuju Rumah Sakit Bhayangkara Kota Padang

Kasatreskrim, AKP Lazuardi menyebutkan, pihaknya hingga kini belum mengetahui motif hingga pelaku yang nekat berbuat nahas terhadap ketiga korban tersebut.

“Belum. Personil masih bekerja dilapangan mengusut kasus ini. Karena ada dua titik TKP, pertama korban Rahmat Sah (10) di Kebun Cokelat Simpang Mangga Maninjau, Nagari Panti, Kecamatan Panti. Sedangkan dua korban lagi di Jurang Jalan Lintas Rimbo Malampah, Kecamatan Simpati,” ungkapnya.

Jasad Rahmat Sah (10) yang sempat dilaporkan hilang, ditemukan warga dalam keadaan tak bernyawa di sebidang kebun cokelat

Sebelumnya, masyarakat Pasaman di gegerkan dengan penemuan dua mayat dalam keadaan tanpa busana terdampar di Jurang kedalaman 50 Meter di Jalan Lintas Rimbo Malampah, Kecamatan Simpati sekira pukul 11.30 WIB tadi siang.

BACA JUGA:

Mayat Tanpa Busana Ditemukan di Pasaman Merupakan Pasutri Asal Agam

Gempar, Sepasang Mayat Tanpa Busana Ditemukan di Rimbo Simpang Pasaman

Belum usai proses evakuasi kedua korban itu, ditemukan lagi bocah Rahmat Sah (10) di Kebun Cokelat Simpang Mangga Maninjau, Nagari Panti, Kecamatan Panti dalam keadaan tak bernyawa dengan sejumlah luka dan lebam dibagian tubuhnya. Korban sempat dilaporkan hilang tak pulang kerumah saat tengah memberi pakan ikan sekitar pukul 15.00 WIB, (15/05) kemaren di Kampung Sukadamai II, Panti.

Hingga saat ini pihak kepolisian setempat masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan tersebut.(IS/Anto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *