Riza Falepi Intruksikan Jajaran Bantu Timbun dengan Krikil

oleh
Mobil bermuatan berat pengangkut Ekspedisi terpuruk di ruas jalan Lingkar Selatan, berapa waktu lalu

PAYAKUMBUH,Dekadepos.com

Hingga H-13 menjelang lebaran, bebarapa ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan cukup parah di Kota Payakumbuh belum kunjung diperbaiki pihak pemrov Sumbar. Salah satunya, diruas jalan Lingkar Selatan, tepatnya di jalan Gajah Mada, dari batas Kota di kelurahan Tanjung Anau menuju Kelurahan Koto baru, Kecamatan Payakumbuh Timur.

Pantauan media ini, setidaknya terdapat Tiga titik dengan kondisi terparah di ruas jalan tersebut. Padahal, ruas jalan ini bakal menjadi alternatif bagi pemudik dan diprediksi bakal padat dilalui kendaraan.

Beruntung, walikota Riza Falepi didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Muslim, Kabid Bina Marga Erwin, Kabid Cipta Karya Yasril, dan, Kabid Pengairan Rajman dalam kegiatan rutinnya blusukan meninjau pembangunan infrastruktur yang sedang berjalan di Kota Payakumbuh, Senin (20/5) kemaren, melihat kondisi ini dan lansung berinisiatif membantu menimbun beberapa ruas jalan yang rusak dengan pasir dan krikil .

“Ini sifatnya kami membantu karena mau lebaran juga. Karena ini jalan provinsi, kami secara swadaya saja menimbun titik-titik yang kondisinya kurang baik,” ujar Riza Falepi dalam press releasenya kepada media.

Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi blusukan meninjau pembangunan infrastruktur yang sedang berjalan di Kota Payakumbuh, Senin (20/5)

Seperti diberitakan sebelumnya, meski telah berkali-kali diberitakan media dan dikeluhkan masyarakat luas, namun jalan provinsi di Jalan Gajah Mada yang mengalami kerusakan cukup parah tak kunjung diperbaiki.

Akibatnya, ruas jalan yang sering dilalui mobil bermuatan berat ini sering terpuruk di jalan tersebut. Catatan media ini dalam beberapa waktu terakhir sudah Empat kali terjadi terpuruknya mobil bermuatan besar diruas jalan tersebut, mulai dari mobil pengangkut sayur, mobil pengangkut pasir, dan satu unit truk pengangkut pupuk kandang dari Sumbar menuju Pangkalankerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, yang menjadi korban, serta mobil ekspedisi dari Riau.(edw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *