Kota Sawahlunto Siap Sambut Wisatawan

oleh

SAWAHLUNTO,Dekadepos.com

Dua ekor harimau Sumatera atau Panthera Trigis Sumatrae didatangkan untuk menjadi warga baru Taman Satwa Kandi, Kota Sawahlunto.

Kedatangan dua ekor harimau Sumatera ini ditargetkan mampu menyedot kunjungan wisatawan ke ikon destinasi wisata kota Batu Bara ini.

“Ini sekaligus menjawab kerinduan masyarakat Sawahlunto dan wisatawan akan adanya harimau di taman satwa kandi ini,” kata Wakil Walikota Sawahlunto, Zohirin Sayuti saat meninjau langsung dua ekor harimau ini.

Zohirin menambahkan, pemerintahannya ingin agar Kandih kembali ramai, jalanan macet dikunjungi wisatawan, seperti yang pernah terjadi dahulu, saat Kandih ini baru dibuka.

Sementara Plt Komisaris PT. Wahana Wisata Sawahlunto (WWS) Afridarman, menjelaskan bahwa harimau Sumatera ini merupakan anak dari induk harimau yang dahulu ditangkap masyarakat di Desa Taratak Bancah, Kecamatan Silungkang.

“Baru tiba kemarin malam. Harimau ini keturunan Sawahlunto karena induk jantannya berasal dari Taratak Bancah, Sawahlunto, sedangkan induk betinanya dari Kabupaten Sijunjung,” jelas Afridarman.

Meski berasal dari Sawahlunto dan Sijunjung, dua harimau lahir di kebun binatang Kinantan, Bukittinggi.

“Lahir 02 Mei 2017 silam di Kebun Binatang Kinantan, Bukittinggi,” tambah Afridarman.

Lebih lanjut, Afridarman juga menjelaskan bahwa pihak PT. WWS mendatangkan dua ekor harimau ini dengan sistem tukar pakai kepada kebun binatang Kinantan.

“Jadi, kita kan punya tiga ekor gajah, dua betina satu jantan. Lalu, gajah jantan ini kita pinjamkan kepada kebun binatang Kinantan. Sementara dua harimau betina di kebun binatang Kinantan tersebut kita pinjam juga,” urai Afridarman.

Masih keterangan dari Afridarman, dua ekor harimau ini juga baru saja diberi nama oleh para personel PT. WWS.

“Kita langsung beri nama untuk dua ekor harimau ini. Ada Upik Kandih dan Gadih Boncah,” pungkas Afridarman.

Kesiapan lainnya yang dilakukan PT. WWS dalam membenahi kawasan Kandih ini juga sudah mencapai 90 persen. Meski memang, untuk sejumlah item masih ada yang belum terkejar pembenahannya. (Kuga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *