Zet Buyung: Pembangunan Mall Pelayanan Publik Jangan Sampai Melenceng

oleh

Bukittinggi,Dekadepos.com.

Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Penanaman Modal,Pelayanan Terpadu Satu Pintu,Perindustrian dan Tenaga Kerja (PMPTSPPTK) menandatangani kontrak pembangunan fisik dan kontrak pengawasan sekaligus serah terima lapangan pembangunan Mall Pelayanan Publik dengan PT. Murni Karya Mandiri selaku Pelaksana Pembangunan dan CV.Intikarya selaku Konsultan Pengawas. Penandatanganan Kontrak itu dilaksanakan di Rumah Dinas Walikota,Sabtu (15/6).

Penandatanganan Kontrak Kerja,dilakukan oleh Sekretaris Dinas Penanaman Modal,Pelayanan Terpadu Satu Pintu,Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Bukittinggi,Rismal Hadi selaku PPK dengan Omrianto selaku Direktur PT.Murni Karya Mandiri dan Nudi Sujatmiko dari CV.Intikarya selaku Konsultan Pengawas.

Penandatangani Kontrak ini juga disaksikan,Asisten III Setdako Bukittinggi,H.Zet Buyung,Made dari Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangun an Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Bukittinggi,Kabag Pembangunan,Surya Agusta dan jajaran Dinas Penanaman Modal,Pelayanan Terpadu satu Pintu, Perindustrian dan Tenaga Kerja.

Asisten III Setdako Bukittinggi,H.Zet Buyung  yang juga Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal,Pelayanan Terpadu Satu Pintu,Perindustrian dan Tenaga Kerja, pada kesempatan itu menekankan agar pekerjaan oleh kontraktor dapat berjalan sesuai prosedur dan tanggal perencanaan, jangan sampai melenceng, karena waktu pekerjaan sangat mepet. Pemko pun tidak akan lagi mentolelir pekerjaan yang lewat waktu.

Untuk itu,kepada jajaran PT.Murni Karya Mandiri selaku pelaksana Pem bangunan Mall Pelayanan Publik ini,agar selalu waspada. Setiap tahapan pekerja an laporannya harus jelas kepa da pengawas.Dari minggu ke minggu pekerjaan harus terorganisir , sehingga tidak ada lagi keterlambatan pekerja an.Dan kepada konsultan Pengawas harus dapat melaksanakan pengawasan secara baik dan benar serta jelas yang diawasi,kata Zet Buyung.

Kemudian,pada ksempatan itu H.Zet Buiyung juga meminta ,sebelum kon trak ditandatangani,terlebih dahulu membaca isi kontrak itu secara seksama .Se hingga setelah ditanda tangani, tidak ada lagi perubahan, karena kontrak sudah dibaca dengan seksama dan jelas. Yang ditanda tangani hari ini adalah suatu per janjian yang menjadi undang undang bagi kedua pihak.ujar Zet Buyung.

Ditambahkan oleh Zet Buyung,setelah penandatanganan Kontrak kerja dan Penyerahan lapangan ini,pihak Pelaksana sudah dapat memulai pekerjaanya.Dan dalam rencananya Pembangunan Mall Pelayanan Publik ini juga akan ditinjau oleh Deputi Menteri pada tanggal 8 Juli 2019 mendatang,yang sekaligus ditandai dengan peletakan batu pertamanya.kata Zet Buyung menambahkan sebelum Mall Pelayanan Publik ini selesai,pihak Pemko akan  mengundang kesiapan Instansi Vertikal yang akan menempati Mall Pelayanan Publik ini.

Ketua Tim Pengawal ,Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Bukittinggi, Made, pada kesempatan itu mengatakan, ada beberapa kegiataan pemerintahan yang dimintakan pendampingan kepada tim. Ia menghimbau kepada para pihak, kepada perencana walaupun sudah direncana kan dengan matang, tapi saat pelaksanaan masih akan dimintakan tanggung jawab .

Kepada pengawas, ketika pekerjaan sudah dilaksanakan, laksanakan tang gung jawab pengawasan dengan benar.Dan kepada kontraktor, terkait pekerjaan apa yang tertuang di dalam kontrak, segera laksanakan, jika ada masalah segera bicarakan sehingga pekerjaan dapat dipertanggung jawabkan. Apalagi waktu pem bangunan cukup singkat hanya 6 bulan.

“Untuk itu, masing-masing pihak, laksanakan tugas dan kewajiban kita seba gi bukti tanggung jawab kita. Tidak boleh keluar dari kontrak yang ditanda tangani . Kita berharap terkait pembangunan mall Pelayanan Publik ini dapat berjalan baik dan sesuai dengan apa yang kita rencanakan dan diharapkan,” tutup Made.

Setelah dilakukan penandatanganan kontrak dilanjutkan dengan Penyerah an lapangan.Mall Pelayanan Publik ini dibangun PT.Murni Karya Mandiri dengan Nilai Kontrak  Rp. 12.088.334.568,-Sedangkan Konsultan Pengawasnya CV. Intikar ya Tigamitra.Sedangkan lama pekerjaan 6 bulan hari kerja terhitung mulai tanggal 15 Juni 2019 sampai tanggal 12 Desember 2019.

TIDAK MENGGANGGU PENGURUSAN IZIN

Sementara itu,Sekretaris Dinas PMPTSPPTK ,Rismal Hadi kepada Dekadepos menyebutkan,dengan Pembangunan Mall Pelayanan Publik yang berlokasi di kantor PMPTSPPTK di Belakang Balok,tidak akan mengganggu kepada Pelayanan pengurus an izin bagi masyarakat.Sebab untuk sementara kantor PMPTSPPTK pindah ke bekas Kantor Satpol PP di Belakang Kantor Kejaksaan,Belakang Balok.

Kemudian,untuk pelayanan Izin di kantor PMPTSPPTK juga dipermudah un tuk masyarakat,kalau selama ini pada jam Istirahat,pelayanan juga terhenti. Na mun sekarang sepanjang Jam kerja masyarakat dapat berurusan dengan  Kantor PMPTSPPTK,sebab pada jam Istirahat,Staf kantor PMPTSPPTK aplusan,sehingga pada jam istirahatpun masyarakat dapat terlayani untuk berurusan di kantor PMPTSPPTK,ungkap Rismal Hadi. (Edis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *