Gara-gara Rumah Rusak, Warga Tusuk Jorong Pakai Gunting

oleh

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Seorang Wali Jorong di Nagari Sungai Talang Kecamatan Guguak Kabupaten Limapuluh Kota terpaksa harus mendapatkan perawatan karena mengalami luka di bagian punggung sebelah kiri, tidak itu saja Kaur Pemerintahan di Nagari itu, Gulta Samasi Dt. Caka Nan Elok, juga mengalami luka robek di bagian tangan kanan akibat ditusuk seorang warga.

Peristiwa yang terjadi Senin 8 Juli 2019 sekitar pukul 09.30 Wib di Kantor Walinagari Sungai Talang itu diduga terjadi akibat M (57) tidak terima dengan hasil kesepakatan penyelesaian masalah di Nagari, akibatnya M yang merupakan Warga Jorong Kaludan, Nagari Sungai Talang, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota, menusuk Kepala Jorong Guguak Nunang, Nagari Sungai Talang, Romi Ilham (39), dengan Gunting.

Akibat kejadian, keduanya langsung dilarikan kepuskesri sebelum dirujuk kepuskesmas Dangung-dangung untuk penanganan medis lebih lanjut.

Peristiwa itu berawal saat korban dan tersangka M, sedang menyelesaikan suatu permasalahan nagari di Kantor Walinagari Sungai Talang di Jorong Sungai Talang. Setelah beberapa lama melakukan pertemun untuk menyelesaikan masalah yang terjadi, didapatkan sebuah kesepakatan yang mana tersangka M, merasa tidak senang dengan hasil kesepakatan tersebut dan menusuk punggung sebelah kiri korban Romi Ilham dengan menggunkan gunting yang ada di atas meja.

Melihat kejadian tersebut, korban panggilan Dt. Caka Nan Elok berusaha untuk melerainya. Akibat melerai tersebut Dt. Caka mengalami luka robek dibagian tangan sebelah kanan. Sehingga akibat kejadian Romi Ilham mengalami luka dibagian Punggung dan tangang sedangkan Dt. Caka mengalami luka dibagian tangan.

“Iya, memang terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap perangkat nagari di ruang kantor Walinagari Sungai Talang di Jorong Sungai Talang. Atas kejadian itu perangkat nagari melaporkan kejadian kepolsek dengan nomor laporan No : LP /K/ 55 / VII / 2019 / Sektor Guguk, tgl 08 Juli 2019,” sebut Kapolres Lima Puluh Kota AKBP. Haris Hadis, melalui Kapolsek Guguak Iptu M.Arvi, Senin sore 8 Juli 2019 kepada wartawan.

M. Arvi juga menambahkan, Setelah menerima laporan dan mendatangi tempat kejadian serta melakukan pemeriksaan dan reka ulang perkara, Polisi langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka sudah diamankan di Mapolres Lima Puluh Kota, Polisi juga mengamankan barang bukti satu buah Gunting kertas dengan tangkai warna kombinasi hitam biru yang di salah satu ujung nya ada bekas darah. Dan 1 satu lembar baju batik lengan pendek bermacam motif yang ada bercak darah.

DIDUGA DIPICU MASALAH KERUSAKAN RUMAH

Sementara, Walinagari Sungai Talang, Dian David saat dihubungi wartawan, membenarkan jika dikantornya telah terjadi dugaan penganiayaan oleh salah seorang masyarakat terhadap perangkat nagari. Dia mendapat laporan dari staf nagari, mengingat dirinya tidak masuk kantor karena ada halangan.

Walinagari Sungai Talang, Dian David
Walinagari Sungai Talang, Dian David

“Benar saya tadi mendapat informasi adanya penganiayaan saat dalam penyelesaian masalah anrata seorang masyarakat dengan perangkat nagari. Dima Kaur Pemerintahan Nagari Dt.Caka Nan Elok juga terkena luka ditangan, dan Pak Jorong Romi Ilham dibagian punggu akibat tusukan Gunting. Dan keduanya mendapat penanganan medis dipuskesmas,” sebut Walinagari.

Dia menduga persoalan ini dipicu akibat masalah yang terjadi pada seminggu lalu, dimana ada percekcokan diacara orgentunggal nikahan yang mengakibatkan terjadi kerusakan rumah.

“Ada malam minggu lalu acara baralek nikah, ada hiburan orgen. Sesuai perbub, izin melakukan hiburan sampai pukul 18.00. Sehingga kita dinagari masih toleran dan diberi toleransi sampai pukul 20.00 wib. Namun terjadi perselisihan dan cekcok dan terjadi kerusakan rumah dimana kacanya pecah. Kemudian perangkat nagari ingin menyelesaikan masalah ini,” sebut Walinagari. (Edw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *