Warga Kapur IX dan Pangkalan Berikan Dukungan untuk Firman Arianto

oleh

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com-

Meskipun proses pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota akan berlangsung setahun lagi, namun nama H.Firman Arianto, SE, intelektual muda asal Muaro Paiti, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, mulai mendapat simpati dan dukungan oleh warga Kabupaten Limapuluh Kota, utamanya para perantau yang bermukim di Kota Pekanbaru, Riau yang tergabung dalam paguyuban Gonjong Limo Kota Pekanbaru, maupun warga yang berada di Kecamatan Kapur IX dan Kecamatan Pangkalan Kotobaru.

“Kalau H.Firman Arianto, SE, ikut maju dan bertarung dalam pemilihan Bupati Limapuluh Kota tahun 2020 mendatang, warga Gunuang Malintang, Kecamatan Pangkalan Kotobaru, akan memberikan dukungan kepada H.Firman Arianto, SE,” ungkap sejumlah tokoh masyarakat Gunuang Malintang, Edi Tarmizi, Ipas, Robot dan Huzen berkomentar.

Menurut Edi Tarmizi, Ipas, Robot dan Huzen, warga Gunung Malintang, Kecamatan Pangkalan Kotobaru, sudah lama merindukan seorang pemimpin seperti sosok H.Firman Arianto, SE.

H. Firman Arianto,SE, didamping pengurus Gonjong Limo Kota Pekanbaru, Riau, Irwanto, saat berdialog dengan penulis.

“ Sosok H.Firman Arianto, SE, selain cerdas, tidak sombong, dia suka bergaul dan rendah hati. Selain itu, kepeduliannya untuk membangun kampung halaman cukup tinggi,” ungkap Edi Tarmizi, Ipas, Robot dan Huzen yang dihubungi secara terpisah.

Diungkapkan tokoh masyarakat Gunung Malintang tersebut, jika H.Firman Arianto, SE, benar-benar bersedia mencalonkan diri sebagai bakal calon Bupati Limapuluh Kota tahun 2020, warga Gunung Malintang, Kecamatan Pangkalan Kotobaru, sepakat akan memberikan dukungan untuk putra Muaro Paiti yang sukses di Kota Pekanbaru, Riau itu.

Dorongan untuk maju sebagai calon Bupati pada Pilkada Limapuluh Kota tahun 2020, tidak hanya muncul dari masyarakat Kecamatan Kapur IX dan Kecamatan Pangkalan saja. Namun dukungan dan dorongan juga muncul dari para perantau yang ada di Kota Pekanbaru, Riau, utamanya para perantau yang berhimpun dalam paguyuban Gonjong Limo Kota Pekanbaru.

“Sebagai perantau di Kota Pekanbaru, kami akan memberikan dukungan dan dorongan untuk H.Firman Arianto, SE agar maju dalam Pilkada mendatang. Pasalnya, sosok  H.Firman Arianto, SE, pantas dipilih untuk menjadi pemimpin di Kabupaten Limapuluh Kota, karena dia punya kemampuan untuk menjadi Bupati,” sebut sejumlah pengurus Gonjong Limo Kota Pekanbaru.

SERING PULANG KAMPUNG

Diwawancarai belum lama ini di sebuah kafe di Kota Pekanbaru, Riau, putra Muaro Paiti, Kecamatan Kapur IX  yang sangat rendah hati dan karismatik ini mengaku, meski hidup di rantau namun dia sering pulang kampung ke Muaro Paiti. “Di kampung saya beradaptasi dan bergaul dengan masyarakat, bercerita tentang kondisi ekonomi dan kondisi daerah dengan teman sejawat di warung-warung, ” ujar Firman Arianto.

Ditanya bagaimana pendapatnya, ketika keluarga besar Gonjong Limo Pekambaru, Riau, dan warga Kecamatan Kapur IX serta warga Kecamatan Pangkalan memberikan dorongan dan dukungan agar dia bersedia maju sebagai bakal calon Bupati Limapuluh Kota pada Pilkada yang akan digelar 2020 mendatang, H.Firman Arianto, SE, yang terkesan tak ambisius dengan jabatan ini, mengaku siap memimpin Kabupaten Limapuluh Kota kalau menurut warga Luak Limopuluah dia pantas dipilih menjadi pemimpin di daerah ini.

“ Jujur, Saya tidak pandai berpolitik dan bukan orang politik. Jika diajak main-main politik saya tidak bisa melakoninya. Namun jika diminta menjadi calon Bupati untuk membawa perubahan bagi daerah kita ini, saya siap dan bertekad akan membawa kebaikan bagi masyarakat dan daerah Kabupaten Limapuluh Kota,” ungkap pengusaha perkebunan sawit dan otomotif di Pekanbaru, Riau ini.

Diakui pria kelahiran 4 Oktober 1966 ini, jika  diberi kepercayaan dan terpilih menjadi Bupati, dia akan mengabdi dan melaksanakan tugas dengan baik untuk membangun masyarakat dan daerah ini ke arah yang lebih baik.

“Saya akan menjadi Bupati Limapuluh Kota seutuhnya bagi masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota. Artinya,  bukan Bupati Kapur IX atau Bupati Pangkalan, Bupati rang Mudiak alias Blok M, Bupati Situjuah , Bupati Lareh Sago Halaban atau Bupati Harau. Tegasnya, bukan bersikap sebagai Bupati isme-isme kedaerahan. Namun adalah Bupati Limapuluh Kota yang akan membangun masyarakat dan daerah Kabupaten Limapuluh Kota secara adil dan merata tentunya  sesuai dengan kondisi daerah pembangunan tersebut harus dilakukan bertahap,” terang tokoh yang pernah menjabat posisi penting di  PT.Suka Fajar ini.

Menurut Firman Arianto, seorang Bupati atau pemimpin di Kabupaten Limapuluh Kota harus mempunyai kemampuan untuk berinovasi dan melakukan terbosan-terobosan untuk membangkitkan gairah pembangunan ekonomi dan pembangunan berbagai aspek yang ada di daerah ini.

“Kalau kepala daerahnya hanya mengandalkan APBD saja dalam menjalankan roda pemerintahan tanpa inovasi dan terobosan, saya yakin kondisi Kabupaten Limapuluh Kota akan seperti ini- ini saja saja dan sulit berkembang,” ujar Firman Arianto.

Sebagai tokoh yang memiliki latar belakang pendidikan bidang ekonomi, ulas alumni UNAND Padang ini, dia punya kiat untuk membangkitkan ekonomi masyarakat dengan segala potensi yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota.

“Apabila ekonomi masyarakat sudah kuat, maka aspek pembangunan lainnya seperti pembangunan fisik, pendidikan, kesehatan, budaya dan agama akan berkembang dengan sendirinya, “pungkas H.Firman Arianto, SE. (edw)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *