Pembangunan Masjid Tablighiyah Garegeh Terus Berlangsung

oleh

BUKITTINGGI, dekadepos.com-

Proses pembangunan Masjid Tablighiyah Garegeh, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS) terus berlangsung. Saat ini pembangunan masjid tersebut telah memasuki tahap pengecoran lantai dua masjid tersebut yang dilaksanakan Sabtu (13/7).

Ketua Panitia Pembangunan Masjid Masjid Tablighiyah Garegeh Dedi Fatria kepada wartawan mengatakan, untuk pengecoran Lantai II Masjid Tablighiyah ini menghabiskan 106 kubik adukan semen dengan nilai sebesar  Rp 116.600.000. kata Dedi Fatria menambahkan sampai pengecoran lantai II ini telah menghabis kan anggaran mencapai Rp.3 Miliar dari rencana Rp.33 Miliar total anggaran pembangunannya.

“Alhamdulillah atas pertolongan Allah, serta bantuan dan dukungan  dari masyarakat, donatur, dan kaum muslimin dan muslimat, maka pembangunan Mas   jid Tablighiyah Garegeh terus berjalan hingga  saat ini,” ujar Dedi Fatria didam pingi Ketua Teknis Pembangunan Masjid Revonis.

Kemudian,atas nama panitia pelaksana pembangunan Masjid Tablighiyah  Garegeh,Dedi Fatria menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, para dona tur dan kaum musliman dan muslimat  yang telah memberikan donasinya untuk kelangsunganpembangunan masjid. Melalui donasi yang diberikan itu, maka seca  ra bertahap pembangunannya dapat dikerjakan.

“Semoga donasi  yang telah diberikan  untuk pembangunan masjid ini men jadi amal jariyah bagi mereka semua. Dalam Al-Quran di bunyikan, “barang siapa yang membangun sebuah masjid karena mengharapkan keridhaan Allah SWT, ma ka Allah akan membangun untuknya sebuah istana di surga,” ungkap Dedi Fatria.

Menurutnya, secara keseluruhan volume pekerjaan pembangunan sudah mencapai 10 parsen lebih. Pihaknya menanargetkan pengecoran lantai II ini bisa cepat selesai,sehingga bisa dimanfaatkan nantinya oleh jemaah masjid  untuk melaksanakan sholat Idhul Adha 1440 H.

Sedangkan untuk proses  kelanjutan pembangunan yang tengah dikerjakan ,memang panitia pembangunan masih membutuhkan donasi dari semua pihak un tuk menyelasaikannya.Karna pembangunan Masjid Tablighiyah Garegeh diperkira kan membutuhkan biaya  sekitar Rp 33 Milyar lebih.

Dikatakan,Masjid Tablighiyah Garegeh berdiri diatas tanah seluas 4.168 m2, dimana 2.283 meter diantaranya merupakan tanah wakaf dari Hj.Nurhelmi Djamaan.Masjid dibangun tiga lantai secara representatif,yang nantinya dilengkapi deng an sarana pendukung lainnya, seperti MDA yang representatif, ruangan Pendidik an Tahfiz, areal parkir yang memadai, ruangan pertemuan, ruangan kesehatan, ruangan pustaka, ruangan istirahat, ruangan pengurus dan lembaga, ruangan ra pat, kamar mandi umum, kamar takmir masjid, kamar petugas masjid dan lainnya.

“Masjid ini dibangun dengan melakukan pengembangan dan memperluas bangunan masjid Tablighiyah yang ada sekarang ini. Sebab saat ini, Masjid Tabli ghiyah hanya bisa menampung jamaah sekitar lebih kurang 700 orang. Sementara jumlah penduduk di Kelurahan Garegeh sendiri mencapai 2.664 Jiwa. Belum lagi keberadaan masjid  yang berdekatan dengan beberapa lembaga pendidikan seper ti SMAN 5 Bukittinggi, IAIN Bukittinggi dan  Stikes For The Kock,” tambah  Dedi Fatria.(Edis)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *