Pemko Bukittinggi Optimis Pembangunan Pasa Ateh Rampung Oktober 2019

oleh

Bukittinggi,Dekadepos.com.

Progres pembangunan kembali Pasa Ateh Bukittinggi oleh Abiprayab- Penta KSO telah mencapai 43 porsen. Dengan pencapaian progres itu,Walikota Bukitting gi H.Ramlan Nurmatias mengapresiasi kinerja pihak pelaksana Abipraya -Penta KSO dan optimis Pasa Ateh dapat selesai pada bulan Oktober 2019 mendatang dan dapat di operasionalkan pada akhir tahun 2019 ini.

Hal itu diungkapkan Walikota Ramlan Nurmatias kepada wartawan disela sela peninjauannya ke Proyek Pasa Ateh bersama Kepala Dinas PU,Rahmat AE, Kadis Koperasi,  UKM dan perdagangan, Muhammad Idris,Kadis pariwisata Pemuda dan Olahraga,H.Erwin Umar,Kabag Pembangunan ,Surya Agusta dan Kabag Humas ,Yulman serta pejabat lainnya di lantai III pembangunan Pasa Ateh,Selasa (16/7).

“Kita sangat mengapresiasi kinerja dari Abipraya – Penta KSO. Karena pekerjaan yang menelan dana Rp 292 Miliar lebih itu,hingga sejauh ini menunjukkan progres yang baik dan telah mencapai 43 porsen.Bahkan hasil pekerjaannya sangat memuaskan kita,”ujar Walikota Ramlan Nurmatias .

Dengan pencapaian progres pekerjaan yang sudah mencapai 43 porsen itu.Tentu kita dari pemerintah daerah berharap, prosesnya terus berjalan baik, sehingga target selesai di bulan Oktober dapat diwujudkan.Kita ingin para pedagang korban kebakaran Pasa Ateh dapat kembali berdagang seperti biasanya dan ekonomi masyarakat dapat lebih meningkat, ujar Walikota Ramlan Nurmatias.

Dikatakan, saat ini pihak Abipraya -Penta KSO tengah mengerjakan  pembuatan 800 lebih petak kios dan los 200 lebih di empat lantai yang ada serta basement yang representatif.Sementara Pemko Bukittinggi juga tengah memper siapkan regulasi terkait penempatan kios nantinya oleh pedagang.

Untuk  penempatan kios Pasa Ateh ini, menurut Walikota Ramlan Nurmatias akan diberlakukan sistim sewa,dan akan diprioritaskan  para pedagang korban kebakaran pasa Ateh yang memiliki Kartu Kuning.Apabila petak kios ini berlebih, maka kita dari Pemerintah daerah memberikan kesempatan kepada warga Bukittinggi yang ingin berdagang,ujar Walikota menambahkan,untuk regulasinya masih dipersiapkan dan akan didiskusikan dengan DPRD Bukittinggi.

Kemudian,untuk membahas kelanjutan Pasa Ateh ini,diakui Walikota Ram lan Nurmatias,kalau dalam waktu dekat ini pemerintah kota Bukittinggi akan mengadakan rapat koordinasi dengan pihak kementerian PU-PR.Dan rapat itu nan tinya akan membahas terkait dengan finishing Pasa Ateh agar harapan pemerin tah untuk menjadikan Pasa Ateh menjadi bangunan Green Building percontohan di Indonesia dapat diwujudkan,tutupnya.(Edis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *