Pilkada Serentak 2020, Bawaslu kab. 50 Kota Ajukan Dana Pengawasan 12 M

oleh
Ketua Bawaslu Kabupaten Limapuluh Kota, Yoriza Asra.

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Badan Pengawas Pemilu/Bawaslu Kabupaten Limapuluh Kota (dulu Panwaslu) mengajukan dana pengawasan pada Pilkada Serentak tahun 2020 mendatang mencapai 12 M kepada Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota. Pengajuan dana pengawasan Pilkada serentak tersebut sesuai dengan Undang-undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilu Kepala Daerah, bahwa biaya pelaksanan dibiayai oleh APBD daerah masing-masing.

Menindaklanjuti hal tersebut, Bawaslu telah mengkomunikasikan dan mengajukan permohonan bantuan dana hibah untuk pelaksanaan Pilkada tersebut. Nantinya, besaran dana yang diajukan tersebut menurut Ketua Bawaslu Kabupaten Limapuluh Kota, Yoriza Asra, akan dibahas lebih lanjut bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Limapuluh Kota.

“ Iya, kita telah melakukan pengajuan bantuan hibah biaya pengawasan Pilkada tahun 2020 di Kabupaten Limapuluh Kota mencapai 12 M, jumlah tersebut akan dilakukan pembahasan lebih lanjut bersama TAPD. Sementara terkait penggunaan, anggaran terbesar adalah untuk kebutuhan rumah tangga jajaran Bawaslu.” Ujar Yori, di Kantornya di Kawasan Tanjung Pati, Selas sore 23 Juli 2019.

Selain untuk penggunaan kebutuhan rumah tangga, alokasi anggaran tersebut juga bakal digunakan untuk Penguatan Kapasitas Internal dan Sosialisasi yang direncanakan hingga ke Nagari.

“ Untuk dana yang kita ajukan tersebut kami rencanakan juga akan dimaksimalkan untuk sosialisasi hingga ke Nagari-nagari yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota. Naiknya anggaran yang kita ajukan dibanding Pilkada periode sebelumnya tentu sesuai kebutuhan” Tambahnya.

Sebelumnya, pada Pilkada Kabupaten Limapuluh Kota tahun 2015 lalu, dari 6 M anggaran yang diajukan Bawaslu, hanya disetujui 3,6. (Edw).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *