Terkait 127 Kg Ganja Tak Bertuan, HF Diciduk Dirumah Calon Istri ke 2

oleh

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Upaya Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota untuk mengungkap “Misteri” pemilik sekitar 127 Kg Ganja kering yang ditemukan di sebuah Pondok Peladangan di Jorong Buluah Kasok Nagari Sarilamak Kecamatan Harau Kabupaten Limapuluh Kota – Sumatera Barat, akhirnya mulai terkuak.

Tim Opsnal yang langsung dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Limapuluh Kota, Iptu. Hendri Has didampingi KBO, Satresnarkoba, Ipda. Mayuherman dan Kanit 1, Bripka. Marsada. M, dibantu Anggota Polda Sumatera Barat dan Anggota Satresnarkoba Polres Pariaman berhasil membekuk satu orang tersangka yang diduga terkait dengan Narkoba asal Aceh (sebelumnya diduga asal dari Penyambungan, Sumatera Utara). Penangkapan terhadap tersangka HF (36) Warga Jorong Tiakar Nagari Guguak VIII Koto Kecamatan Guguak Kabupaten Limapuluh Kota dilakukan Jumat 19 Juli 2019 sekitar pukul 16.00 Wib di Korong Padang Sano Kecamatan Batang Gasan Kabupaten Padang Pariaman yang merupakan rumah calon istri tersangka.

Karena tidak melakukan perlawanan, bapak dua orang anak itu dengan mudah diamankan.

” Iya, setelah melakukan serangkaian penyelidikan pasca ditemukannya sekitar 127 Kg Narkoba jenis ganja kering disebuah pondok/rumah Peladangan di Jorong Buluah Kasok, Anggota kita dibantu Tim Polda Sumbar akhirnya berhasil membekuk/salah seorang tersangka yang diduga terkait dengan barang haram asal Aceh itu.” sebut Kapolres Limapuluh Kota, AKBP. Haris Hadis, didampingi Dandim 0306/50 Kota, Letkol. Inf. Solikhin dan Kasat Resnarkoba, Iptu. Hendri Has, Kasubag Humas, AKP. Yuhelman, Hadir juga, Wakapolres, Kompol. Abdul Syukur Felani,Kabagops. Kompol. Efrizal
Saat menggelar Press Release dalam rangka operasi Antik Singgalang 2019, Rabu 24 Juli 2019.

Haris Hadis juga menambahkan, penangkapan terhadap tersangka berhasil dilakukan juga berkat informasi masyarakat.

Sementara Hendri Has menambahkan bahwa, usai dibekuk, tersangka mengakui bahwa ia memang mengetahui dan terlibat dalam kasus Narkoba puluhan kilogram itu, bahkan ia ikut bersama sejumlah tersangka lainnya (masih diburu.red) untuk menjemput dan meletakkan Narkoba itu di pondok milik warga Kubu Gadang Koto Nan IV Kecamatan Payakumbuh Barat itu.

” Ia, tersangka mengakui ia memang terlibat dalam penjemputan dan penempatan hingga barang haram itu sampai di pondok di Jorong Buluah Kasok itu.” Ujar mantan Kasat Resnarkoba Polres Payakumbuh itu diamini Ipda. Mayuherman dan Kanit 1 Narkoba, Bripka. Marsanda. (Edw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *