Ibra Yasser, Dulu Ogah Lihat Anggota Dewan, Sekarang Malah Jadi Wakil Rakyat

oleh

Bukittinggi, dekadepos.com

Awalnya paling enggan melihat anggota Dewan, Justru sekarang menjadi anggota Dewan. Itulah kisah H.Ibra Yasser anggota DPRD Kota Bukittinggi periode 2019-2024.

Seperti yang diceritakan H.Ibra Yasser kepada Dekadepos di Sekretariat BPJ, Sabtu (10/8/2019). Dimana pada awalnya,.dia sangat enggan dan boleh dikatakan sedikit alergi  melihat anggota  Dewan. Karena pada saat masa kampanye cukup banyak masyarakat yang dijanjikan. Namun  setelah duduk menjadi anggota Dewan. Anggota Dewan itu lupa dengan janjinya bahkan tidak ada  perhatian kepada masyarakat, dan kalaupun ada Cuma sebagian kecil saja, ujar   Ibra Yasser.

Pada saat, Ibra Yasser menunaikan Ibadah Haji ke Tanah Suci tahun 2017, ia satu  kloter dengan salah seorang anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat. Dan kebetulan Ibra Yasser mendapat tugas untuk membantu Jamaah haji kota Bukittinggi. Dalam pertemuannya dengan anggota Dewan Provinsi itu, ia ditawari bergabung dengan dunia politik.

Ibra Yasser saat itu menolak dengan tegas dengan alasan “Politik itu Kejam”. Anggota Dewan itu  jus tru mengatakan kejam atau tidak kejamnya politik itu, tergantung kepada manusia yang menjalankannya dan Ibra Yasser tetap  menolak untuk terjun kedunia politik.

Sesampainya di Madinah, Ibra Yasser selalu menjalankan amanah yang dibe rikan Panitia haji untuk membantu Jamaah haji Kota Bukittinggi. Ketika Ibra Yasser mengantarkan nasi ke Hotel tempat penginapan anggota Dewan Sumbar itu. Justru anggota Dewan itu memperkenalkan Ibra Yasser kepada  Jamaah haji lainnya, Kalau Ibra Yasser calon anggota Dewan. Ibra Yasser  kembali menolak diperkenal kan calon anggota Dewan.

Dan anggota Dewan Provinsi itu menjelaskan, kalau orang islam itu harus berpolitik, sebab Nabi saja pergi perang saat itu pakai ilmu politik dalam menyelamatkan umatnya, kata Anggota Dewan Provinsi itu. Apalagi seorang Ibra Yasser yang selalu memegang amanah dalam menjalakan ibadah Haji ini, sangat pantas menjadi anggota Dewan, ungkap Anggota Dewan itu lagi.

Ibra Yasser di Kota Bukittinggi juga cukup dikenal dalam bermasyarakat. Bahkan tahun 2017 saat Penerimaan Murid Baru, Ibra Yasser sempat menggembok SMAN 5 Bukittinggi,
Karena Ibra Yasser tidak tega melihat banyak warga sekitar sekolah itu yang tidak mendapat Sekolah di SMAN 5. Dengan tugas-tugas kemasyarakatan yang banyak diemban Ibra Yasser, anggota Dewan Provinsi itu memberikan pandangan. Kalau menjadi anggota Dewan , dalam menyampaikan aspirasi masyarakat tidak perlu lagi pakai demo atau kekerasan, tetapi cukup dengan tanda tangan saja. Mendengarkan pandangan itu, Ibra Yasser mulai melunak.

Ketika pulang dari Tanah Suci, Jamaah haji Kota Bukittinggi mengadakan Halal  Bi Halal. Dan H.Ibra Yasser ditelpon oleh salah seorang Jamaah haji untuk datang ke acara Halal Bi Halal. Pada saat Ibra Yasser sampai di tempat acara, ternyata jamaah haji sudah banyak, dan Anggota Dewan Provinsi tadi langsung memperkenalkan Ibra Yasser sebagai Calon anggota Legislatif Kota Bukittinggi.

Sontak, jamaah haji menyambutnya dengan positif dan langsung memberikan dukungan untuk Ibra Yasser. Dan Ibra Yasser tidak bisa berbuat apa apa lagi.

Sepulangnya dari  Halal Bi Halal.Ibra Yasser menceritakan apa yang terjadi saat Halal Bi Halal kepada Istrinya. Spontan Istrinya menolak suaminya Ibra Yasser untuk menjadi anggota Dewan. Dan meminta untuk lebih fokus pada pekerjaaan nya yang sekarang.

Esoknya, Ibra Yasser  menemui  Orang tuanya, keluarga, Ninik mamak dan Tokoh masyarakat. Semuanya mendu kung Ibra Yasser untuk terjun ke dunia politik. Dukungan orang tua dan masyarakat itulah yang memperkuat hati Ibra Yasser maju pada pemilu 2019.

Ibra Yasser kembali menemui anggota Dewan Provinsi yang mengajaknya itu berpolitik. Dan menyatakan siap untuk maju di dunia Politik. Saat itu Ibra Yasser langsung direkomendasikan sebagai Ketua salah satu partai baru untuk kota Bukittinggi. Karena partai itu baru, jelas tugas pertama untuk  membesarkan partai. Sementara tujuan Ibra Yasser maju ke Politik untuk menyalurkan aspirasi masyarakat.

Maka  beberapa bulan di tunjuk sebagai Ketua partai baru itu.Ibra Yasser mundur dari Ketua partai dan juga mundur dari Partai tersebut. Pasca mundurnya Ibra Yasser dari Ketua Partai baru itu, cukup banyak par tai lain yang meminta Ibra Yasser untuk ber gabung.Namun pada akhirnya Ibra Yasser bergabung dengan PKS yang dijembatani oleh Ketua Yayayasan Akabah.

Dan Ibra Yasser menjadi  Caleg PKS dari Dapail I Bukittinggi, Kec.Mandiangin Koto Selayan. Pada Pemilu yang lalu, dan  lansung dipilih masyarakat. Sekarang Ibra Yasser yang enggan melihat anggota Dewan itu,sudah menjadi anggota Dewan.

”Saya sangat berterima kasih kepada masyarakat  yang telah memberikan amanah”,kata Ibra Yasser. Amanah yang diberikan itu tidak akan  disia siakan. sambung Ibra Yasser.

Terkait dengan janji untuk menyalurkan aspirasi masyarakat dalam waktu dekat ini, Ibra Yasser merencanakan mendirikan rumah Aspirasi untuk masyarakat, terutama masyarakat Kec. Mandiangin Koto Selayan, dan masyarakat Kota Bukittinggi pada Umumnya. ”Dari Rumah Aspirasi itulah, kita akan perjuangan aspirasi  masyarakat melalui anggota Dewan yang melekat pada diri saya”, tambah H. Ibra Yasser(Edison Sikumbang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *