Pemko Kembali Serahkan Sertifikat Tanah Konsolidasi By Pass

oleh

Bukittinggi, Dekadepos.com-

Walikota Bukittinggi yang diwakili Asisten Ekonomi Pembangunan Sekretari at Daerah,H. Ismail Johar didampingi kepala Badan Pertanahan Nasiona,Yulizar Yakub menyerahkan sertifikat tanah konsolidasi By Pass kepada Yusra,di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Belakang Balok, Jumat (16/8).

Asisten II,H.Ismail Johar pada kesempatan itu mengatakan, penyelesaian tanah konsolidasi by pass sudah bertahun-tahun dan sejak tiga tahun bekalangan ini, sudah banyak yang dituntaskan dan diserahkan sertifikatnya, kedepan Pemko akan terus berupaya menyelesaikan seluruh persoalan yang terkait dengan konsolidasi By Pass ini. Pemko pun berterima kasih kepada masyarakat yang sudah ikhlas bekerja sama dan memberikan tanahnya melalui konsolidasi.

“Pemberian sertifikat kepemilikan ini,suatu pengakuan dari pemerintah, dimana pemilik tanah, sebagaimana yang tertera didalam sertifikat. Dengan telah diterimanya sertifikat ini kami juga berharap apabila terjadi pengalihan hak dan sebagainya, haruslah dengan berhati-hati meskipun dengan keluarga sendiri, karena orang bisa saja menghasut, gar-gara tanah kita yang selama ini baik dengan keluarga bisa jadi pecah”, ujar Ismail Johar.

Kemudian juga diingatkan,apabila nantinya melakukan pemecahan sertifikat ataupun pemindahtanganan hak datangilah kantor notaris atau BPN dan jangan diwakilkan, sehingga kita tahu dengan jelas ketentuan peralihan dan pemindahan hak dan sebagainya, dan jangan pernah menggunakan calo, tambahnya.

Kepala BPN Bukittinggi, Yulizar Yakub pada kesempatan itu berharap kepada masyarakat dalam pengurusan hak atau sertifikat atas tanahnya janganlah  melalui kuasa ataupun calo karena akan menambah beban biaya dan mengatakan biaya pembuatan sertifikat menjadi mahal.

“Kita minta partisispasi masyarakat untuk mengurus sertifikat atas haknya, dengan sertifikat hak masyarakat tersebut terayomi, tanpa adanya sertifikat ten tunya perlindungan hukum terhadap kepemilikannya menjadi berkurang, untuk itu kantor BPN telah menyiapkan meja pelayanan dan juga ruang konsultasi ten tang masalah pertanahan”, sebut Yulizar Yakub.

Dikatakan,saat ini partisipasi masyarakat sudah cukup baik, namun karena budaya masyarakat yang banyak berdagang sehingga pengurusan sertifikat ba  nyak menyerahkannya kepada kuasa, untuk itu kita himbau kepada masyarakat agar mengurus sendiri sertifikatnya dan bagi yang belum selesai masalah pertana hannya tolong dibertahu kita, ungkap Kepala BPN tersebut.

Sementara itu, Yusra yang menerima 2 sertifikat atas tanahnya mengucapkan terima kasih atas upaya yang telah dilakukan pemerintah dan BPN. “Ini penantian yang cukup panjang, dari dulu persoalannya berbelit-belit dan tidak kunjung selesai, namun pada saat pemerintahan yang sekarang ini baru terselesaikan persoalan ini dan telah kami terima sertifikatnya, untuk itu kami mengucap kan terima kasih kepada pemerintah daerah dan BPN”, ujar Yusra. (Edis).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *