Puluhan Warga LPKA Tanjung Pati Terima Remisi

oleh

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi didampingi Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Tanjung Pati – Sumatera Barat atau yang dulu dikenal dengan nama Lapas Perempuan dan Anak Tanjung, Tapianus A. Barus menyerahkan Remisi Bagi Puluhan Warga Binaan yang sebelumnya diajukan pihak LPKA untuk menerima Remisi/pengurangan masa hukuman pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 tahun 2019.

Penyerahan Remisi kepada perwakilan Warga Binaan itu dilakukan di Aula LPKA setempat Kawasan Tanjung Pati Nagari Sarilamak Kecamatan Harau Kabupaten Limapuluh Kota. Selain Kepala LPKA, Tapianus, juga ikut mendampingi Bupati, Kapolres Limapuluh Kota, AKBP. Haris Hadis, Kajari Payakumbuh, Nur Tamam, Dandim 0306/50 Kota, Danyon 131 Braja Sakti, Dandenzipur, Ketua PN Tanjung Pati, Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota sejumlah kepala SKPD dan Pejabat di LPKA.

Sebelum Bupati melakukan penyerahan Remisi kepada perwakilan Warga LPKA, dilakukan Pembacaan SK Menteri Hukum dan HAM terkait Remisi yang diberikan.

” Dari 73 warga Binaan yang juta usulkan untuk menerima Remisi pada Hut Kemerdekaan tahun ini, 58 orang diantarannya telah kita terima SK nya dari Kementrian Hukum dan HAM. SK tersebut turun tiga tahap sejak tiga hari lalu. Sementara untuk sisanya diperkirakan juga akan segera turun SK Remiisnya.” Ujar Kepala LPKA, Tapianus A. Barus didampingi Kasi Registrasi dan Klasifikasi, Agusman didampingi Kasubsi Registrasi, Herman, Kasi Pengawasan, Darisman Serta Kasi Pembinaan, Masri Fabrar, Sabtu siang 17 Agustus 2019.

Agusman juga menambahkan, dari 58 orang warga binaan yang telah menerima SK Remisi itu, 41 orang diantarannya wanita. Sementara untuk jumlah Remisi berkisar 1 hingga 6 bulan.

” Iya, dari 58 orang yang telah disetujui untuk menerima Remisi memang 41 orang diantarannya warga binaan perempuan. Sementara untuk yang lainnya yang belum keluar SK remisinya dalam waktu dekat ini mungkin akan segera turun.” tambahnya.

Saat ini jumlah warga binaan di LPKA mencapai 119 orang, dengan rincian 71 wanita dan sisanya warga binaan perempuan.

Bupati yang membacakan Sambutan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia mengatakan bahwa pembinaan kepribadian warga binaan harus terus dikedepankan untuk mewujudkan warga binaan yang tangguh. (Edw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *