Walikota Ramlan Nurmatias Kaget Jumlah Warga Binaan di Lapas Bukittinggi Capai 600 Orang dari Kapasitas 250 Orang

oleh

Bukittinggi,Dekadepos.com.

Walikota  Bukittinggi H.Ramlan Nurmatias  menyerahkan SK Remisi dari Presiden RI kepada  396 warga binaan lembaga pemasyarakatan (lapas) klas II A Bukittinggi.Remisi dalam rangka peringatan HUT RI ke 74 kemerdekaan Indonsia diserahkan seusai di Aula  LP Klas III Bukittionggfi di Biaro seusai upacara detik-detik Proklamasi,Sabtu (17/8).

Hadir pada penyerahan remisi itu,Wakil Walikota H.Irwandi,Ketua DPRD sementara,Asri Bakar dan Wakil ktua Sewmentgara Nur Hasra beserta beberapa anggota DPRD baru,seperti,H.Ibra Yasser,H.Syafril,jajaran Forkopimda, Sekda, H.  Yuen  Karnova,Beberapa Kepala SKPD dilingkungan pemko Bukittinggi,Wali Naga ri se Kec.Ampek Angkek dan jajaran LP Kals II A Bukittinggi.

Kepala Lapas Klas II A Bukittinggi,Marten,pada kesempatan itu, menjelaskan, terhitung hingga 17 Agustus 2019,warga binaan di Lapas klas II A Bukittinggi berjumlah 603 orang.,550 orang diantaranya Narapidana,51 orang merupakan tahanan.409 orang atau sekirtar 74 porsen merupakan kasus  Narkotika dan 143 orang atau 26 porsen merupakan kasus kriminal biasa.

Kemudian,Dari 603 orang Warga Binaan  itu, 396 orang doiantaranya men dapat remisi dengan jumlah yang berbeda, mulai dari remisi 1 bulan hingga 6 bu lan.Bahkan ada dua orang diantaranya bebas, atas nama Agus Dimanto dan Hen driadi Lubis.Untuk remisi 1 bulan diberikan kepada 53 warga binaan. Remisi 2 bu lan untuk 92 orang. Remisi 3 bulan kepada 100 orang. Remisi 4 bulan kepada 80 orang. Remisi 5 bulan kepada 56 orang. Dan remisi 6 bulan diberikan untuk 15 orang.ungkap Kalapas Marten.

Walikota Bukittinggi, H.Ramlan Nurmarias, saat membacakan pidato Men teri Hukum dan HAM, menyeb utkan, remisi bagi warga binaan menjadi salah satu program rutin yang dilaksanakan Kemenkumham dalam perayaan HUT kemerde kaan Indonesia.

“Proklamasi kemerdekaan merupakan pernyataan bahwa Indonesia telah bebas dari belenggu penjajahan. Sehingga tentu ada beberapa poin yang dapat di berikan kepada warga binaan, salah satunya remisi. Remisi ini dilakukan supaya warga binaan dapat patuh dan taat kepada hukum, adat dan norma,” ujar Walikota.

Kemudian,Walikota Ramlan Nurmatias juga kaget dengan jumlah warga bi naan di lLapas klas II A Bukitinggi yang terus meningkat.Tahun lalu jumlahnya  300 orang sekarang sampai 600 orang. Padahal standarnya isi Lapas klas IIA Bukittinggi ini hanya 250 orang.

Dan yang paling mengagetkan Walikota lagi,70 sampai  80 porsennya dari Warga Binaan  Lapas Klas II Bukittinggi ini merupakan  kasus narkoba, dengan pelakunya masyarakat yang masih usia produktif. Ini yang harus kita evaluasi bersama agar kedepan, jumlah pengguna narkoba ini dapat berkurang,kata Walikota Ramlan Nurmatias.

Terkait dengan  remisi yang diserahkan,menurut Walikota Ramlan Nurmati as,diberikan sesuai perilaku. Setelah diberi remisi dan ada yang bebas,tentu harus ada pula perubahan perilaku dari warga binaan.

“Cukup sekali masuk lapas. Jangan terulang lagi. Ingat keluarga di rumah. Berikan rezeki yang halal untuk keluarga. Taat hukum dan tidak mengulangi kesala han lagi, berarti para warga binaan telah mengisi kemerdekaan. Mari kita isi hidup kita dengan hal positif agar dapat membangun bangsa ini dengan kegiatan yang baik dan berguna,” harap Walikota Ramlan Nurmatias.

Pada kesempatan menyerahkan Remisi itu,Walikota dan rombongan, juga melihat karya warga Binaan berupa pembuatan kerajinan,Furniture,dan hasil berkebun.Walikota menilai,karya dihasilkan warga binaan ini sangat berkualitas dan dapat dikembangkan lagi untuk dipasarkan kepada masyarakat. Disamping itu, di awal acara dan diakhir acara,Rombongan walikota juga disuguhkan nyanyian Gelora hari Kemerdekaan oleh Grup Band Kabolarasi warga Binaan dengan staf Lapas Klas II A Bukittinggi. (Edis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *