Sebulan Terbaring Di Rumah Sakit, Anak Lahir Sendiri, Penderita Radang Selaput Otak Butuh Bantuan

oleh

Payakumbuh, Dekadepos.com

Malang benar nasib Nurliana Deliana (33) warga Kecamatan Pangkalan Kabupaten Limapuluh Kota, ibu dua anak yang merupakan istri dari Zulfadli itu harus menjalani perawatan selama satu bulan di salah satu Rumah Sakit di Kota Padang karena penyakit radang selaput otak yang disebabkan bakteri meningitis. Meski telah dizinkan pulang dari Padang, tapi kini Lia panggilan Nurliana Deliana harus kembali menjalani perawatan dirumah Sakit dr. Adnaan Wd Payakumbuh karena penyakitnya itu kembali kambuh, selain itu ia baru saja melahirkan putri keduanya.

Lia melahirkan putri keduanya itu tidak ditempat pelayanan kesehatan, baik Puskesmas, Rumah Bidan maupun Rumah Sakit Bersalin, anak keduanya itu lahir secara mendadak dirumah mereka di Pangkalan, Senin 2 September 2019 lalu.

Usai melahirkan, Lia dibawa pihak keluarga ke Rumah Sakit Dr. Adnaan Wd Payakumbuh, hingga saat ini, ia bersama putrinya itu masih dirawat di Rumah Sakit Plat Merah kebanggan warga Payakumbuh itu. Hal tersebut diungkapkan suami Lia, Zulfadli  kepada wartawan baru-baru ini.

Menurut pria yang pernah bekerja di Pekanbaru itu, hingga kini istrinya beserta putrinya itu masih dalam perawatan. Ia masih terbaring dirumah sakit dengan kondisi yang lemah. Untuk saat ini, meski biaya pengobatan istrinya di RSUD Adnan WD sudah ditanggung BPJS, tapi karena sudah tidak bekerja selama empat bulan terakhir, Zulfadli mengakui bahwa kondisi ekonomi keluarganya tidak terlalu baik.

“ Kondisi istri saya cukup lemah, karena saya harus menemani setiap hari, otomatis saya tidak bisa mencari nafkah.” Ujarnya.

Dengan kondisi keuangan yang cukup memprihatinkan tersebut, ia berharap bantuan dari para dermawan. Bagi anda yang berniat meringankan beban Zulfadli, bisa menyalurkan bantuan ke rekening BRI A/N Nurlia Delina dengan nomor rek:8089-01-002863-53-7. Konfirmasi bantuan bisa melalui nomor telepon Zulfadli: 081266777009. (Edw).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *