Perkosa Istri, Anak Tiri, dan Tante Secara Bersamaan, JP Diringkus Polisi

oleh
Ilustrasi

Crime, dekadepos.com

JP warga Keluruhan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi ini tega menyutubuhi anak tiri, istri dan iparnya. Bahkan, dirinya sempat memaksa istri dan anak tirinya, IC(16) untuk berhubungan ranjang bersama alias threesome.

Pria 54 tahun itu sudah melancarkan aksi menyetubuhi anak tirinya selama 2 tahun. Ironisnya, aksi bejatnya itu sering disaksikan sang istri.

“Kejadian itu berawal pada tahun 2017 lalu,” ujar Direskrimum Polda Jambi Kombes M Edy Faryadi, Kamis (5/9/2019)

Saat itu, tersangka merayu IC (16) dengan berjanji membiayai pengobatan pamannya yang tengah mengalami patah tulang punggung.

“Sampai kemarin sore sekitar pukul 17.30 WIB dia masih melakukan perbuatannya cabul kepada anaknya,” ujarnya seperti dikutip dari jambiseru.com

Saat dirayu, korban sempat menolak. Namun, karena tersangka yang telah dirasuki nafsu bejat, melakukan berbagai macam cara guna menikmati kemolekan tubuh sang anak.

Hingga membujuk sang anak melalui ibu kandungnya, dengan dijanjikan hal serupa.

Setelah dirayu dengan berbagai macam cara, IC terpaksa menuruti kemauan bejat ayah tiri.

“Menurut pengakuan korban, dirinya sempat dirayu dengan cara dikasih uang sebanyak Rp 300 ribu,” katanya.

Setelah dirayu dengan berbagai macam cara, IC pun merelakan kemolekan tubuhnya itu dinikmati oleh ayah tiri.

Tersangka melakukan perbuatan bejatnya itu disaksikan sang ibu korban.

“Ibunya lihat juga anaknya disetubuhi bapaknya, bahkan pernah di lakukan bertiga, anak tirinya dan istirnya di kamar,” jelasnya

Tidak sampai di situ, aksi bejat JP terus dilakukannya hingga menyasar ke RR, yang merupakan tante dari IC. JP merayu RR dengan berjanji membiayai pengobatan suaminya yang sedang sakit itu.

“Pengakuan pelaku, dia sempat menyetubuhi istri, anak tiri, dan iparnya itu secara bersamaan,” kata Edy.

Atas perbuatan itu, tersangka di jerat dengan UU Perlindungan Anak yakni Pasal 81 dan 82 UU RI Nomor 35 Tahun 2004 sebagaimana diubah dalam UU RI Nomor 32 Tahun 2012.(*)

Editor: R.M Putra
Sumber: jambiseru.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *