Berduaan dengan Pria, SPG Rokok Digrebek Satpol-PP

oleh
Ilistrasi
Ilustrasi

“Tolong pak, jangan dibawa nanti kalau suami saya tau gimana” ujarnya

Peristiwa, dekadepos.com

Seorang Sales Promotion Girl (SPG) rokok terjaring razia prostitusi ketika Asyik berduaan dengan pria bukan suaminya di salah satu hotel di Tangerang, pada Selasa (17/9/2019) malam.

Saat terjaring razia praktik protitusi, sang SPG rokok memiliki nama samaran Ria (25) itu merengek ke petugas Satpol PP, agar petugas pun urung menangkapnya. lantaran takut aksi perselingkuhannya diketahui sang suami.

Ria pun tak henti-hentinya meminta kepada petugas untuk tidak membawanya ke Kantor Satpol PP Kota Tangerang untuk dilakukan pendataan.

Sialnya lagi, Romi pasangan yang kedapatan bersama Ria pada saat itu malah melarikan diri dari kejaran petugas.

Sehingga Ria pun akhirnya menangis-nangis tak henti begitu diamankan aparat

Ia sempat merontak ketika dilakukan penangkapan.

“Tolong pak, jangan dibawa nanti kalau suami saya tau gimana ini bisa kiamat,” ujar Ria terus-terusan merengek kepada petugas Satpol PP.

Dia sempat sesekali mencoba melarikan diri dengan cara melompat dari mobil patroli yang saat itu membawanya.

Namun berkat kesigapan petugas aksi nekat Ria dapat dicegah.

Kendati tindakan tersebut membuat kemacetan di sekitar lokasi lantaran mengundang perhatian pengguna jalan

Berbeda dengan Ria, Anita yang saat itu juga diamankan petugas hanya bisa pasrah saatdirinya dan pasangannya yang diketahui bekerja sebagai buruh harian lepas digelandang aparat.

Anita yang mengaku telah lebih dari 2 tahun menjalin hubungan dengan pasanganya tersebut telah mengetahui risiko dari perbuatannya itu.

“Ya mau diapain lagi, sudah ketauan ya mau enggak mau saya ikut,” ucap Anita.

Anita yang diketahui telah bercerai dengan suami sahnya tersebut mengaku dalam waktu dekat akan menikah dengan Joni.

Joni merupakan pasangannya yang saat itu juga diamankan oleh petugas.

“Niatnya sih tahun ini nikahnya, si abang lagi ngumpulin duitnya dulu,” kata janda berusia 28 tahun itu.

Meski demikian petugas Satpol PP yang dibantu unsur Polri dan TNI dalam operasi ini tetapmembawa Anita dan pasangannya

Mereka diamankan untuk dilakukan pembinaan serta pendataan.

“Dalam kegiatan kali ini kami mendapati delapan pasangan yang diduga selingkuh di dalam kamar hotel,” ungkap Ghufron Falfeli selaku Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Kota Tangerang, Rabu (18/9/2019).

Ia mengaku, kedelapan pasangan yang diduga selingkuh tersebut didapati dari beberapa kamar hotel.

Di antaranya di Kecamatan Karawaci, Tangerangdan Neglasari.

“Kami menyisir setiap kamar hotel dan yang kami amankan adalah pasangan yang tidak dapatmenunjukan dokumen yang menunjukan kalau mereka pasangan resmi,” tuturnya.

Menurutnya, pihaknya akan terus melakukan serangkaian penertiban dan operasi untuk mempersempit ruang gerak pelaku prostitusi.

Sehingga kenyamanan dan ketentraman warga Kota Tangerang dapat terus terpelihara.

“Pelayanan yang dapat kami berikan kepada masyarakat berbentuk kenyamanan melalui serangkaian penertiban yang kami laksanakan. Kami memastikan tidak akan bosan-bosannya melakukan penyisiran ke setiap kamar hotel, apartemen atau pun kost – kostan,” beber Ghufron.

Menurutnya, pihaknya akan terus melakukan serangkaian penertiban dan operasi untuk mempersempit ruang gerak pelaku prostitusi.

Sehingga kenyamanan dan ketentraman warga Kota Tangerang dapat terus terpelihara.

“Pelayanan yang dapat kami berikan kepada masyarakat berbentuk kenyamanan melalui serangkaian penertiban yang kami laksanakan.

Dirinya menambahkan, kedelapan pasangan yang diduga selingkuh tersebut setelah dilakukan pendataan dan pembinaan dipersilahkan untuk pulang.

Dengan dibuatkan surat perjanjian yang diketahui Ketua RT dan RW lingkungan mereka tinggal.

“Dari data yang kami punya mereka baru kali ini terjaring razia. Jadi kami perbolehkan untuk pulang”

“Namun jika nantinya jika kembali terjaring kami memastikan akan mengirimkan mereka ke Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan lanjutan,” papar Ghufron. (Bp)

Sumber : Bangkapos

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *