Kabut Asap di Payakumbuh Mulai Berdampak, Belasan Murid SD Terpaksa Libur

oleh

Kota Payakumbuh, Dekadepos.com

Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Propinsi Riau mengakibatkan sejumlah murid di Sekolah Dasar (SD) di Payakumbuh mengalami sesak nafas, batuk dan demam, akibatnya puluhan murid terpaksa meliburkan diri (tidak masuk sekolah.red). Hal tersebut terlihat dibeberapa bangku kelas di SD 24 Payakumbuh Kecamatan Payakumbuh Barat. Bahkan murid-murid di Sekolah dua lantai yang  bersebelahan dengan Mapolres Payakumbuh itu terpkasa menggunakan masker yang mengikuti proses belajar mengajar.

Hal tersebut diungkapkan beberapa orang guru di SD 24 disela-sela proses belajar mengajar, menurut Ynuiarlis, sejak kabut asap melanda Kota Payakumbuh, sejumlah murid-murid disekolah tersebut mengalami berbagai penyakit, mulai dari batuk, sesak nafas serta demam. Mereka yang mengalami sakit tersebut dari berbagai kelas di sekolah itu. Untuk mengantisipasi terus berdampaknya kabut asap itu, pihak sekolah menganjurkan murid-murid untuk terus menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan.

“ Sudah banyak anak-anak kami yang libur karena sakit yang diduga akibat kabut asap. Bahkan ada yang sakit sampai satu minggu.” Ujar Yuniarlis, salah seorang guru di SD 24 Payakumbuh, Sabtu pagi 21 September 2019.

Guru yang mengajar di kelas V itu juga menambahkan sakit yang dialami murid-muridnya itu antara lain, panas tinggi, batuk dan demam.

Hal yang sama juga diungkapkan Riki, Guru Kelas VI di SD 24 Payakumbuh, sampai hari ini masih ada muridnya yang libur atau tidak masuk sekolah karena akibat kabut asap yang kian tebal.

“ Iya memang sampai hari ini masih ada murid-murid yang tidak masuk sekolah karena saki, keluhannya adalah batuk, sakit mata dan demam. Bahkan beberapa hari sebelumnya jumlah murid yang libur/tidak masuk sekolah yang diduga akibat kabut asap juga lebih banyak.” Ujarnya.

Tidak jauh berbeda dengan murid kelas V dan VI, sejumlah murid kelas I dan II disekolah itu juga ada yang tidak masuk sekolah karena alasan sakit. “ Untuk murid kelas II A, hari ini memang ada dua orang yang tidak masuk karena alasan sakit, keluhannya batuk dan demam.” Ujar Tia Rezki Ananda, Guru agama disekolah tersebut diamini Guru lainnya, Riri.

Hingga kini, Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan belum mengeluarkan edaran libur sekolah terkait kabut asap. (Edw).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *