Kabut Asap, Kunjungan Wisata Bukittinggi Meningkat

oleh

Bukittinggi, Dekadepos.com.

Angin yang terus berhembus kearah kota Bukittinggi membuat kabut asap semakin menyelimuti kota wisata Bukittinggi. Walaupun diselimuti kabut asap, namun tidak mempengaruhi kunjungan wisata ke kota tersebut.

Seperti yang dipantau Dekadepos pada sabtu dan Minggu, terlihat kota Bukittinggi ramai oleh pengunjung dari luar daerah, terutama dari Provinsi Riau dan jambi. Mereka memadati berbagai objek wisata yang ada di Bukittinggi, seperti Taman panorama Lobang japang, TMSBK dan Pendesterian Jam Gadang.

Anto salah seorang Pengunjung kota Bukittinggi dari Kota Pakanbaru, Riau menyebutkan, ia bersama keluarganya datang ke Bukittinggi tidak saja untuk berlibur, melainkan untuk menghindari kabut asap yang melanda Kota pakanbaru yang semakin pekat dan membahayakan kepada kesehatan. Untuk itulah kami ke kota Bukittinggi ini, waluapun terkena dampak kabut asap, tetapi tidak separah kota Pakanbaru, ungkap Anto menambahkan kalau ia bersama keluarganya sudah se
menjak hari kamis (19/9).

Pada Sabtu malam kemaren, Bukittinggi semakin padat dengan pengun jungnya, Puluhan komunitas Motor Jadul dari berbagai daerah di Sumatera Barat berkumpul di Bukittinggi, juga ada Ratusan Komunitas Motor Bajaj dari seluruh Indonesia juga berkumpul di Kota Wisata Bukittinggi.Pendesterian jam gadang dibanjiri pengunjung,dan mereka terhibur dengan keberadaan Organ Tunggal  Tu na Netra,dan musik
Saluang dan Rabab yang menghiasi Pedesterian jam gadang                                                     

Begitu juga pada Minggu siang ,ribuan pengunjung kota Bukittinggi memadati Pendesterian Jam gadang.Mereka tidak saja hanya untuk berfoto, tetapi juga menikmati Pendesterian jam gadang dengan duduk bajilapak di seputaran Pendesterian jam gadang.

Dan pengunjung disiang hari itu juga dihibur oleh Band Komunitas Musik ja lanan dan Organ Tuna Netra,bahkan para ibuk ibuk pedagang Karupuak Kuah di Pendesterian jam gadang turut menghibur pengunjung dengan bernyanyi dan berjoget yang diiringi Organ Tuna Netra tersebut.

Artinya,kabut asap yang melanda kota Bukittinggi tidak mempengaruhi kunjungan wisata ke Kota Bukittinggi.Dan itu diakui oleh Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga kota Bukittinggi H.Erwin Umar.”dampak kabut asap tidak mempengaruhi kunjungan wisatawan ke Bukittinggi”,ujarnya.

Menurut Erwin Umar, dari data yang ada ,kunjungan ke Bukittinggi dalam sepekan terakhir meningkat, khususnya dari wisatawan yang datang dari Provinsi Riau,karena sebagian dari mereka juga memang sengaja mengungsi untuk semen tarawaktu, karena ada tenggang waktu libur untuk anak sekolah, mahasiswa,” sebutnya.

Dikatakan, tidak hanya sejumlah objek wisata saja yang mengalami pening katan kunjungan, namun sejumlah penginapan, wisma, bahkan hotel di Bukittinggi juga dilaporkan penuh. Sejumlah kendaraan Riau,Dengan Nomor Polisi  “BM” banyak lalu lalang dan parkir di Kota Wisata Bukittinggi.

Dengan meningkatkanya tingkat kunjunghan itu,Erwin Umar mengingatkan kepada para pengelola penginapan, wisma maupun hotel, agar memberikan pelayanan terbaik, serta kepada wisatawan silahkan memanfaatkan objek wisata yang ada bersama keluarga,tambah Erwin Umar.( Edis )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *