Peduli Perantau Minang di Papua, PKKS Solok Lakukan Penggalangan Dana

oleh

SOLOK, dekadepos.com-

Untuk meringankan beban warga Minang yang menjadi korban kerusuhan di Wamena, Papua, pada tanggal 23 September 2019 lalu, para perantau Minang asal Kabupaten Solok yang tergabung dalam Perkumpulan Keluarga Kabupaten Solok (PKKS) Jakarta, melakukan penggalangan dana.

Menurut Sekretaris Jendral PKKS, Maigus Tinus Jambak Manti Batuah S.Sos, acara penggalangan dana tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian warga Kabupaten Solok untuk membantu meringankan saudara-saudara mereka yang menjadi korban kerusuhan di Wamena, Provinsi Papua.

“Kita berharap, bantuan yang kita kumpulkan dapat meringankan beban mereka, dan diserahkan pada malam amal perantau Minang di Jakarta, ” jelas Maigus Tinus, Rabu (2/10), melalui siaran persnya yang sampai kepada awak media.

Acara penggalangan dana untuk warga Minang korban kerusuhan Wamena tersebut,  digelar di Hotel Balairung, Jakarta, Selasa malam(01/10).

Penggalangan dana tersebut, kata Maigus, adalah secara spontan dalam kegiatan yang dilaksanakan Pemprov Sumbar dalam bentuk Badoncek. PKKS berhasil mengumpulkan dana pada malam itu.

“Alhamdulillah, pada malam kepedulian itu kami (PKKS) dapat mengumpulkan dana kepedulian kepada saudara kita di Wamena,” sebut Maigus.

Sebagai wujud kebersamaan, lanjut Maigus, selain sumbangan secara spontan yang diberikan PKKS malam itu, kami pun akan berupaya mendorong perantau-perantau lain baik yang berasal dari Solok maupun dari daerah lain untuk ikut peduli memupuk rasa kebersamaan perantau.

Pihaknya juga akan berupaya menggalang lagi dana ke anggota PKKS dan juga para perantau lainnya diluar perkumpulan PKKS untuk korban dan perantau Minang yang ada di Wamena

Pengusaha muda asal Nagari Talang, Kabupaten Solok ini,  juga menjelaskan bahwa penggalangan dana yang juga dihadiri para tokoh-tokoh Minang, ikatan perantau Minang di Jabodetabek, Bupati/Walikota se Sumbar, BUMN dan BUMD yang ada di Sumatera Barat itu.

Pada kesempatan itu, PKKS juga menyerahkan Copy Akte Notaris dan SK Mentri DPP Perkumpulan Keluarga Kabupaten Solok ke Gubernur Sumbar Prof Irwan Prayitno agar perkumpulan tersebut biar terdaftar di sektretariat Pemda Sumbar.

Akibat kerusuhan di Wamena beberapa waktu lalu, ratusan perantau Minang meminta untuk dipulangkan dan diperkirakan untuk pemulangan para perantau itu dibutuhkan dana besar.

“Untuk waktu penggalangan terus kami lakukan dan belum kami tetapkan batas waktunya. Selagi masih ada sumbangan, kami terima, baik itu dari PKKS maupun dari perkumpulan perantau lainnya. Termasuk sumbangan dari warga yang ada dikampung halaman,” pungkas Maigus Tinus (wandy)