Walikota Ramlan Nurmatias Buka Lomba Cipta Menu B2SA

oleh

BUKITTINGGI, dekadepos.com-

Walikota Bukittinggi H.Ramlan Nurmatias membuka secara resmi Lomba Cipta Menu Beragam,Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) dan Pengolahan Pangan Lokal antar Kelurahan se Kota Bukittinggi.Lomba yang dilaksanakan Dinas Pertanian dan Pangan itu,diadakan di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Bukit tinggi, Kamis (10/10).

Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan, Yetti Asra selaku panitia pelaksana mengatakan,tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan pema  haman masyarakat tentang pentingnya konsusmsi pangan dengan menu beragam , gergizi, seimbang dan aman.

“Lomba ini merupakan kegiatan rutin tahunan Dinas Perta nian dan Pangan, disamping untuk peningkatan pengetahuan masyarakat tentang B2SA, kegiatan ini suatu upaya untuk mendo rong dan meningkatkan kreativitas dan inovasimasya rakat dalam mengembangkan  atau menciptakan menu B2SA berbasis sumber da ya pangan lokal”, ujarnya.

Ketua TP PKK Yesi Endriani Ramlan Nurmatias dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi inovasi-inovasi yang dilakukan para ibu-ibu yang ada di kelurahan, dan berharap para ibu-ibu dapat mewujudkan B2SA yakni makanan yang bergizi, beragam, seimbang dan aman untuk peningkatkan sumber daya manusia khususnya di Bukittinggi menjadi orang-orang yang sehat, produktif dan inovatif.

“Kami berharap nantinya jangan hanya jadi pemenang di atas kertas saja, te tapi yang lebih penting,bagaimana di rumah tangga kita sendiri bisa melakukan B2SA ini dan menjadi kebiasaan, dan tentunya ibu – ibu yang akan bertugas untuk memotivasi masyarakat kita makan makanan yang bergizi nantinya”, kata Ketua TP-PKK tersebut.

Kemudian Ny.Yessi Ramlan juga menggambarkan betapa anak-anak yang mengalami stunting yang dkarenakan gizi buruk akan membahayakan bagi Indone sia dalam menghadapi bonus demografi pada tahuan 2030 yang akan datang, un tuk itu Ny.Yessi memotivasi para ibu-ibu untuk senantiasa menerapkan pola makanan bergizi, beragam, seimbang dan aman di rumah tangga masing-masing. Karena anak-anak yang mengalami gizi buruk pertumbuhannya tidak berkem bang dengan baik sehingga mereka tidak bisa bersaing diera globalisasi nantinya. kata Yesi Endriani Ramlan Nurmatias.

Sementara itu, Walikota Bukittinggi H.Ramlan Nurmatias dalam sambutannya menyampaikan, agar kegiatan yang dilaksanakan ini tidak hanya sekedar lomba untuk diketahui peserta saja namun bagaimana diketahui oleh orang lain. Untuk itu perlu dipromosikan agar betul-betul bisa diterima dan dinikmati oleh masyarakat.

“Bukittinggi terkenal dengan kulinernya yang enak dan enak sekali, untuk itu perlu dipromosikan dan dipasarkan. Untuk mengangkat citra pangan lokal ini kedepan kue-kue kotak untuk kegiatan-kegiatan di pemerintahan dan acara di SKPD lainnya agar menggunakan makanan lokal, supaya pangan lokal ini muncul kembali”, ucap Walikota Ramlan Nurmatias.

Walikota juga mengapresiasi para Lurah yang telah mendorong para ibu-ibu di Kelurahannya masing-masing untuk mengikuti lomba dan menciptakan berbagai menu dengan inovasinya masing-masing.

Lomba B2SA ini diikuti kader-kader PKK perwakilan di 24 Kelurahan dan Lomba Pengelolaan Pangan Lokal diikuti oleh 7 Kelompok Unit Pelayanan Pengem bangan dan Pengelolaan Hasil Pertanian (UP3HP) dan Kelompok Wanita Tani (KWT).

Bertindak sebagai dewan juri dari Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat, Ahli gizi, Ahli Tata Boga, Praktisi kuliner (asosiasi Cheef), pelaku usaha dan dari Asosiasi Snack Jam Gadang.

Keluar sebagai pemenang Lomba B2SA, Juara I Kel. Bukit Cangang Kayu Ramang, Juara II Kel.Kubu Gulai Bancah, Juara III Kel.Aur Kuning, Harapan I Kel.Kubu Tanjung, Harapan II Kel.Bukit Apit dan Harapan III Kel.Benteng Pasar Atas. Sedang kan pemenang pada Lomba Pengolahan Pangan Lokal, Juara I Kusuma (Kel.Kubu Gulai Bancah), Juara II. Pulai Jaya (Kel.Pulai Anak Air) dan Juara III Karya Nyata (Kel.Campago Guguak Bulek). (Edis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *