Pemko Mulai Buka Pendaftaran Ulang

oleh

BUKITTINGGI, dekadepos.com-

Dengan telah hampir rampungnya pembangunan kembali Pasa Ateh,maka Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Koperasi ,UKM dan perdagangan mulai membuka pendaftaran ulang bagi 763 Pedagang Korban kebakaran Pasa Ateh yang berkeinginan untuk menempati kembali Pusat Pertokoan Pasa Ateh yang baru .

Kepala Dinas Koperasi,UKM dan perdagangan Kota Bukittinggi,Muhammad Idris,didampingi Kabid Pasar,Herman kepada Dekadepos,Jumat (11/10) me  nyebutkan,sehubungan dengan hampir rampungnya Pembangunan kembali Pasa Ateh,maka kita mulai membuka pendaftaran ulang bagi pedagang korban kebakar an Pasa Ateh yang jumlahnya mencapai 763 orang pedagang.

Pendaftaran ulang mulai di Buka Senin (14/10) sampai tanggal 30 Oktober  2019 mendatang.Menurut Muhammad Idris,bagi yang berminat kembali menem pati Pasa Ateh bagi Pedagang korban kebakaran dapat mendaftar ke kantor Dinas Koperasi UKM dan perdagangan di jalan Cinduo Mato,Bukittinggi.

Bagi pedagang pemegang izin (Kartu Kuning) langsung mendaftarkan diri, dengan membawa  Surat Izin Pemakaian Toko, Asli dan Foto Copy.Foto Copy KTP . Tanda Bukti Lunas Retribusi Pasar sampai bulan Oktober  2019.Foto Copy Keluar ga dan pas Photo. Bagi pemegang Kartu Kuning yang tidak bisa datang sendiri da pat  mewakilkan kepada anak kandungnya dengan membawa  surat kuasa dan Kartu keluarga asli serta  Foto Copy.Bagi yang tidak mendaftar sesuai jadwal yang telah ditentukan ,maka dianggap tidak berminat dan tidak akan dilayani lagi,ujar Muhammad Idris.

Kemudian,bagi pemegang izin yang sudah meninggal dunia dapat diwakil kan oleh ahli waris yang sah dengan membawa tambahan persyaratan,Akte Kema tian atau Surat  Keterangan Meninggal Dunia dari kelurahan atau Wali Nagari .Su rat Keterangan Ahli Waris dari kelurahan/Wali Nagari.Surat Kesepakatan Ahli Wa ris dan Kartu keluarga.kata Muhammad Idris.Adapun  Sistim pemakaian Toko Pasa Ateh,sistim sewa murni atau untuk dipakai sendiri dan tidak boleh dipindah tang ankan,tambahnya.

Sementara itu,untuk 400 pedagang Lapangan Harian atau PKL dan 200 Peda gang lapangan Bulanan,pendaftarannya menyusul.Pedagang Lapangan harian dan pedagang lapangan Bulanan yang mendapat prioritas pedagang yang aktif berjual an.Karena nantinya,kita menginginkan pedagang yang berhak menempati Pasa Ateh ini betul betul berjualan,dan tidak ada yang tidak dibuka,kata Muhammad Idris lagi.

Disamping itu,tentu muncul pertanyaan.kapan Pasa Ateh bisa ditempati. Ka bid Pasar,Dinas Koperasi,UKM dan Perdagangan Herman menjelaskan,kontrak Pembangunan Pasa Ateh akan berakhir pada akhir Desember 2019 ini.Menjelang berakhirnya kontrak pekerjaan itu,kita juga mempersiapkan regulasi yang dibutuh kan.Dan apabila regulasinya sudah siap,maka diharapkan pada Bulan januari 2020 Pertokoan Pasa Ateh ini sudah bisa ditempati.ungkap Herman.

Ditambahkan oleh Herman,untuk menunjang Operasional Pasa Ateh yang memiliki fasilitas moderen,dan membutuhkan aliran listrik yang banyak.Maka un tuk memenuihi kebutuhan Listrik itu,PT.PLN menyiapkan 3 unit Travo dan PT.Abi praya selaku pelaksana pembangunan pasa Ateh juga menyiapkan 1 unit Travo. Keempat Travo itu akan ditempatkan dekat Jenjang Empat Puluh,ungkap Herman.(Edis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *