Publik Training Mensukseskan Program Sekolah Umum Berbasis Pesantren

oleh

SOLOK,dekadepos.com-

Pemerintah Kabupaten Solok, Selasa (12/11), mengelar acara Publik Training (pelatihan) bagi Kepsek SMP dan majelis guru di Kabupaten Solok, yang bertujuan untuk mensukseskan Program Sekolah Umum Berbasis Pesantren (SUBP) di bumi markisa.

Acara pelatihan digelar di  Ruangan Solok Nan Indah, Selasa (12/11), dengan dihadiri Wali Bupati Solok, H.Gusmal, SE,MM, Kadis Pendidikan yang diwakili oleh Kabid SMP, H. Syakar Suib,S.Pd, Ketua Yayasan Rahmatul Aisy Kayuaro, Rahmadsyah, MA, Sekretaris PGRI Kabupaten Solok Drs.Arnis, para MKKS SMP, kepala dan wakil kepala sekolah SMP serta guru PAI dan guru SUBP se-Kabupaten Solok.

Ketua Panitia Pelaksana acara, Rahmadsyah, MA, dalam laporannya menyebutkan bahwa kegiatan publik training ini terlaksana Sebagai bentuk partisipasi kita dalam mendukung program pemerintah kabupaten  solok dalam membangun Sekolah Umum Berbasis Pesantren.   Acara ini dilaksanakan selama 3 Hari mulai dari tanggal 11 sampai tanggal 13 November 2019 dengan peserta yang berbeda-beda.

Pada hari pembukaan ini, peserta adalah dari Kepala dan Wakil Kepala SMP sekabupaten Solok.dengan jumlah peserta 55 Orang. Sementaea tema untuk hari ini adalah khusus kepala sekolah dengan Tema kiat Jitu Memabangun Sekolah berkualitas Sesuai fitrah. Sedangkan untuk Guru PAI dan SUBP dengan tema Menjadi Pendidik Zaman Now untuk generasi Zaman Now dengan Nara sumber Zayd Syaifullah dari Jakarta.

Bupati Solok, H.Gusmal, SE, MM, dalam arahannya mengucapan terimakasih kepada Ketua Yayasan Rahmatul Aisy beserta jajaranya yang telah menggagas terlaksananya kegiatan ini.

“Saya berharap bahwa melalui kegiatan ini dapat memperbaiki moral dan karakter Umat mulai dari anak didik sampai kepada masyarakat,” sebut H. Gusmal.

Disebutkan Bupati,  Sekolah Berbasis Pesantren SUBP adalah sekolah Umum yang suasana didalamnya adalah suasana pesantren yang sangat berguna dalam menciptakan generasi yang berkualitas dan berkarakter.

“Kepada Seluruh guru dan Kepala sekolah saya meminta untuk memahami dan mendukung program ini dan dapat diterapkan kepada anak didiknya di sekolah masing-masing,” sebut H. Gusmal (wandy) 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *