Sesosok Mayat Ditemukan Tergantung di Pohon Alpokat

oleh

SOLOK, dekadepos.com-

Masyarakat Jorong Koto Tuo, Nagari Tanjung Bingkung, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, dikagetkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang tergantung di pohon Alpokat, Selasa (19/11). Mayat yang kemudian diketahui bernama, Yandi Antomas (55 tahun), ditemukan sekira pukul 06.00 Wib, bertempat di pohon Alpokat,  belakang SD Inpres Jorong Koto Tuo Nagari Tanjung Bingkung.

Identitas mayat yang kemudian diketahui bernama,  Yandi Antomas, merupakan warga Jorong Pasa Jumat, Nagari Tanjung Bingkung Kecamatan Kubung Kabupaten Solok.

“Saat ditemukan,  kondisi mayat dalam keadaan tergantung di pohon Alpokat dengan leher terlilit oleh sebuah Jaket,” terang Kapolres Solok,  AKBP Ferry Irawan,  S. Ik,  melalui Kapolsek Kubung,  AKP Afdimon, SH,  Selasa (19/11).

Kejadian berawal pada saat korban keluar dari rumah Pada hari Selasa tanggal 19 November 2019 Pukul 03.30 Wib tanpa sepengetahuan pihak keluarga. Kemudian dengan tidak adanya korban di rumah pihak keluarga langsung melakukan pencarian terhadap korban yang sedang mengalami depresi (stres).

Selanjutnya sekira pukul 06.00 Wib bertempat di Pinggir Jalan Belakang SD Inpres Jrg. Koto Tuo, Tanjung Bingkung, korban ditemukan kekuarga dalam keadaan tergantung pada sebuah Pohon Alpokat.

Korban ditemukan oleh pihak keluarga yakni Anto, (40 tahun) dan Helmi Hendri (56 tahun), juga Warga Jorong Koto Tuo Nagari Tanjung Bingkung  Kecamatan Kubung Kabupaten Solok

“Usai ditemukan,  para saksi langsung memanggil warga dan keluarga korban serta melaporkan kejadian ini ke Polsek Kubung untuk dilaksanakan olah TKP. Setelah dilaksanakan olah TKP, selanjutnya korban dibawa oleh keluarga ke kediamannya untuk dilakukan pemakaman, ” terang AKP Afdimon.

Namun sebelum dilakukan pemakanam,  pihak Polsek Kubung beserta pihak Puskesmas Tanjung Bingkung, melakukan Visum et Revertum di rumah korban dengan hasil pemeriksaan terdapat luka memar pada bagian Kepala Korban (bagian kening korban), memar pada bagian leher, keluarga korban memberikan keterangan bahwa korban mengalami depresi (stres) sering mengeluh Pusing dan sakit kepala.

Penenuan mayat tergantung ini sempat menggerkan warga setempat dan membuat sedih keluarga yang ditinggal.

Atas kejadian tersebut Pihak keluarga menolak untuk dilakukan pemeriksaan Dalam (Otopsi) dan bersepakat hanya melakukan pemeriksaan pada bagian luar saja dengan membuat surat peryataan yang ditandatangani oleh istri Korban An. Syaften Jeli Pgl. Anjen (52).

“Korban sudah dimakamkan siang ini okeh keluarga di TPU milik keluarga di Tanjung Bingkung, ” terang AKP Afdimon (wandy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *