Pelamar Membludak, Bawaslu Payakumbuh Cari Panwascam Berintegritas

oleh

Payakumbuh, Dekadepos.com

Jumlah masyarakat yang mendaftar ke Badan Pengawas Pemilu/Bawaslu Kota Payakumbuh (Dulu Panwaslu.red) untuk menjadi Petugas Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) pada Pemilihan Kepala Daerah/Pilkada atau Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Sumatera Barat 2020 (Pilgub) mendatang telah melebihi Kebutuhan/kuota yang hanya mencapai 15 orang, jumlah pendaftar tersebut diperkiarakan akan terus bertambah jelang ditutupnya pendfataran pada Selasa 3 Desember besok.

Meski jumlah pendaftar dua kali lipat dari jumlah kebutuhan, namun didua kecamatan yakni Kecamatan Lampasi Tigo Nagari/Latina dan Kecamatan Payakumbuh Selatan masih minim pelamar. Yakni 5 orang di Latina dan baru tiga pelamar untuk Payakumbuh Selatan.

Meski hanya melakukan pengawasan pada Pilgub Sumbar, Bawaslu berharap akan lahir orang atau pribadi-pribadi yang beritegritas yang akan mengawasi setiap tahap Pilkada nantinya. Sehingga pelaksanaan Pilkada bisa berjalan dengan baik.

“ Iya, untuk jumlah pendaftar yang tercatat hingga saat ini mencapai 38 orang atau lebih dua kali lipat dari kebutuhan kita yang hanya 15 orang, jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah hingga ditutupnya pendaftaran pada tangga 3 Desember nanti. Meski kita hanya melakukan pengawasan untuk Pilgub, namun momentum Pilgub tak kalah hebat dari Pemilihan Walikota-Wakil Walikota maupun pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.” Ujar Ketua Bawaslu Payakumbuh, M. Khadafi, Minggu siang 1 Desember 2019 di Kantornya di kawasan Gor Kubu Gadang.

Mantan Ketua KPU Payakumbuh itu juga menambahkan, dengan rekrutmen Panwascam yang dilakukan ujian secara online, ia berharap akan lahir anggota Panwascam yang memiliki pribadi yang jujur dan memiliki karakter yang kuat sehingga pengawasan Pemilu bisa berjalan dengan baik.

Selain akan mengikuti ujian tertulis secara online, para pelamar Panwascam yang telah lulus tes juga akan mengikuti tes wawancara.

“ Memang ada ujian tertulis secara online dan juga ada ujian/tes wawancara.” Tutup Khadafi. (Edw).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *