Longsor, Jalur Sumbar-Riau Buka Tutup

oleh

Limapuluh Kota, Dekadepos com

Hujan deras yang terjadi sejak beberapa hari terakhir tidak saja mengakibatkan banjir disejumlah wilayah di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, namun juga mengakibatkan terjadinya longsor di jalan Raya Sumbar-Riau di Kawasan Kelok Sembilan Kecamatan Harau, akibatnya arus lalulintas terpaksa diberlakukan sistem buka tutup karena sebagian badan jalan ditutup material longsor berupa tanah.

Hingga kini upaya pembersihan akan segera dilakukan sambil menunggu peralatan untuk melakukan pembersihan.

Wakapolres Limapuluh Kota, Kompol. Abduh Syukur Felani bersama Kanit SPKT, Piket Fungsi berserta Regu On Call “A” dibawah pimpinan Kabag Sumda Kompol Bakhlis, Personil Polsek Harau dibawah pimpinan Kapolsek Harau, turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas.


Tanah longsor sepanjang lebih kurang 12 meter, setinggi lebih kurang 5 meter itu terjadi pada Rabu 4 Desember 2029 sekitar pukul 10.30 Wib.

” Iya, ada kejadian longsor di Jalan Negara Sumbar – Riau KM 153 dalam Jorong Air Putih, Kenagarian Sarilamak, Kecamatan Harau, Kab. 50 Kota, akibat dari tanah longsor tersebut menimbun sebagian badan jalan yang mengakibatkan jalur dilakukan buka tutup, korban jiwa ataupun materil dalam bencana tanah longsor terpantau nihil, sampai saat ini menunggu bantuan alat berat untuk mengeluarkan timbunan tanah longsor tersebut.” Sebut Wakapolres melalui relis Humas.

Hingga kini, selain longsor sejumlah kawasan di Kabupaten Limapuluh Kota, banjir juga merendam lahan pertanian didaerah itu dan di Kota Payakumbuh. (Edw).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *