Cari Emas, Warga 50 Kota Malah Dapat Mortir

oleh

Payakumbuh, Dekadepos.com

Berniat mencari benda-benda berharga di bekas Benteng Pertahanan Zaman Belanda dan Jepang di Bukit Jorong Madang Kadok Nagari Sungai Kamuyang Kecamatan Luhak Kabupaten Limapuluh Kota, dua orang warga didaerah itu malah menemukan 1 buah mortir yang diduga masih aktif.

Penemuan mortir dengan panjang sekitar 30 Centimeter dan berat mencapai 3 Kilogram itu pertama kali oleh warga bernama Deni (25) dan rekannya Ari (28), saat itu, Kamis 5 Desember 2019 sekitar pukul 17.30 Wib keduanya berniat mencari benda berharga berupa emas di bukit yang diduga bekas benteng itu menggunakan metal detector (alat yang digunakan untuk mendeteksi kandungan metal), namun mereka malah menemukan mortar, sehingga berita itu menyebar ditengah-tengah masyarakat dan pihak kepolisian.

Kapolsek Luhak, IPTU Amirwan didampingi sejumlah anggota bahkan turun langsung untuk memastikan temuan itu, termasuk sejumlah anggota Satintelkam Polres Polres Payakumbuh yang mendapatkan informasi tersebut juga datang ke lokasi untuk mengamankan benda itu. Dari informasi yang berhasil dihimpun pihak kepolisian dari warga bernama Deni dan Ari, mereka menyebut melakukan hal tersebut setelah mendengar cerita dari sejumlah warga sekitar bahwa di bukit tersebut bekas benteng pada zaman Belanda dan Jepang.

“ Penemuan Mortir tersebut berawal saat dua orang warga melakukan pencaharian benda-benda berharga dibukit Jorong Madang Kadok, sebab sebelumnya mereka mendengar cerita bahwa dibukit tersebut bekas benteng, sehingga mereka memperkirakan ada benda berharga. Saat mencari menggunakan metal detector, alat tersebut (metal detector.red) berbunyi sehingga dilakukan penggalian, mereka malah menemukan mortar tersebut.” Sebut Kapolres Payakumbuh, AKBP Dony Setiawan melalui Kasat Intelkam, IPTU Luhur Fachri Utomo didampingi Kanit Handak, BRIPKA, Idral Mahadi, Kamis 5 Desember 2019.

IPTU Luhur yang baru sehari menjabat Kasat Intelkam menggantikan AKP. Zamzami itu juga menambahkan, dari keterangan dua orang warga tersebut, tidak menutup kemungkinan masih ada benda logam atau yang lainnya berada di sekitar penemuan mortir itu.

Sebelumnya warga Warga Jorong Koto Puji Kenagarian Taeh Baruah Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Limapuluh Kota – Sumatera Barat menemukan sepucuk Senjata Api (Senpi) jenis pistol Husqvarna M 40 keluaran Swedia yang diduga peninggalan Zaman Penjajahan.

Baca juga : https://www.dekadepos.com/2019/10/25/warga-kecamatan-payakumbuh-temukan-senpi-swedia/
Hingga kini mortir tersebut telah diamankan di gudang Handak Mapolres Payakumbuh. (Edw).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *