Miliki SDA melimpah, Bupati berharap Walnag pilih Kepala Jorong berkompeten

oleh

LIMAPULUH KOTA,Dekadepos.com

Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi menanggapi desakan warga terkait pemilihan kepala jorong di Nagari Andaleh, Kecamatan Luak yang ditentukan oleh warga setempat.

Keinginan bupati tersebut tidak terlepas dari potensi Jorong Baliak Bukik Nagari Andaleh yang memiliki sumber daya alam air bersih melimpah dan objek wisata yang menarik namun selama ini potensi tersebut tidak dikelola dengan baik sehingga belum berdampak terhadap kemakmuran masyarakat sekitar.

“Sumbar daya air bersih yang ada di Baliak Bukik ini jika dikelola secara baik bisa menghasilkan income bagi tak kurang dari Rp10 juta per bulan belum lagi potensi wisatanya,” ujar tokoh Masyarakat Baliak Bukik, Delva Yonif.

Menurut Irfendi Arbi, wali nagari yang dipilih langsung oleh warga harus mempertimbangkan aspirasi dari masing-masing jorong dalam menunjukkan kepala jorong yang akan membantunya menjalankan tugas di kenagarian.

“Memang penunjukan kepala jorong adalah hak preogatif wali nagari, tapi pemimpin wajib mendengar aspirasi warga yang dipimpinnya,” kata Irfendi di sela-sela menghadiri kegiatan di Disdukcapil Kabupaten Limapuluh Kota, Senin (30/12).

Terkait kuatnya keinginan warga yang menginginkan tokoh muda Baliak Bukik, Syafri Ario sebagai kepala jorong, Irfendi Arbi menilai yang bersangkutan cukup layak dipertimbangkan oleh wali nagari.

“Dari segi pendidikan, dia (Syafri Ario S.Hum) adalah sarjana, punya pengalaman dan wawasan yang luas. Tentunya akan menjadi keuntungan tersendiri bagi Baliak Bukik apabila dipimpin oleh Rio yang menurut saya layak ditunjuk sebagai kepala jorong,” pungkasnya.

Seperti diketahui, sampai saat ini posisi kepala jorong Baliak Bukik, Nagari Andaleh tengah dijabat oleh Pejabat Sementara (Pjs), setelah kepala jorong sebelumnya, Iskandar meninggal dunia.

Untuk mengisi jabatan tersebut, Wali Nagari Andaleh, Harmen Sastra sudah melakukan penjaringan terhadap lima nama putra daerah Baliak Bukik yang dinilainya mampu memimpin daerah tersebut.

Meski belum memutuskan siapa Kepala Jorong Baliak Bukik yang nantinya akan ditetapkan, namun warga berpesan agar wali nagari dalam memilih kepala jorong juga mempertimbangkan keinginannya.

“Jangan sampai wali nagari hanya memilih kepala jorong berdasarkan faktor kepentingan sekelompok orang saja. Harus mendengarkan aspirasi warga juga,” kata Delfa Yonif.

Belajar dari pengalaman sebelum-sebelumnya, tidak jarang kepala jorong yang dipilih langsung oleh wali nagari tidak bisa berkoordinasi dengan warga.

“Karena itu kami meminta wali nagari bijak dalam memutuskan siapa yang nantinya bertugas sebagai Kepala Jorong Baliak Bukik,” lanjutnya.(edw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *