2020, Disnakertran Targetkan Penurunan Jumlah Penganguran, Kelurahan Diminta Aktif

oleh

Payakumbuh, Dekadepos.com

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Propinsi Sumatera Barat, Nasrizal menyebutkan bahwa pihaknya menargetkan penurunan jumlah angka penganguran terbuka di Sumbar dai angka 5,33 % menjadi diangka 5,1 %. Saat ini menurutnya jumlah penganguran di Sumatera Barat mencapai 138 ribu yang tersebar di 19 Kabupaten/Kota.

Dari 138 ribu orang itu, jumlah penganguran terbanyak berada di Kota Padang dengan jumlah mencapai 40 orang, sementaa Kota Payakumbuh dengan jumlah penganguran 2500 orang itu, berada di posisi tengah. Penganguran terbuka itu diantaranya, orang yang sedang mencari kerja, tidak bekerja serta Disabilitas.

Program yang dilakukan untuk pengurangan angka pengurangan itu, salah satunya dengan cara membekali mereka yang masuk dalam kelompok pencari kerja dengan keterampilan, baik informasi pasar tentang peluang kerja dan informasi keterampilan. Apalagi di Sumatera Barat dan Payakumbuh terdapat Balai Latihan Kerja.

“ Kita mau turunkan angka penganguran di Sumatera Barat dari 5,33 % menjadi 5,1 % pada tahun 2020 ini. Dari 138 ribu penganguran yang ada, jumlah tertinggi berada di Kota padang, untuk Payakumbuh sendiri berada di posisi tengah. Kita juga minta lurah untuk aktif dalam temu kenali penganguran di daerah mereka” Sebut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Propinsi Sumatera Barat, Nasrizal, Selasa pagi 14 Januari 2020 saat menjadi Narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Vokasi Magang Ke Jepang dan Pemangangan Perhotelan, Kerjasama Pemko Payakumbuh dengan salah satu LPK dan Politekhnik Pariwisata, yang digelar di Aula Kantor Balaikota Payakumbuh di Ex. Lapangan Sepakbola Kapten Tantawi.

Nasrizal juga menyebutkan, pihaknya juga akan terus membuka kesempatan kepada para penganguran terbuka tersebut untuk bekerja/dikirim ke Luar Negeri, baik melalui Sister Propinsi/Propinsi Kembar maupun dengan bentuk pekerja migran/TKI.

Kepala Disnaker dan Perindustrian Kota Payakumbuh Wal Asri.

Sementara, Kepala Disnaker dan Perindustrian Kota Payakumbuh Wal Asri didampingi Kabid Tenaga Kerja, Dewi Novita menyebutkan bahwa Pemko Payakumbuh berkomiten untuk menekan jumlah angka penganguran di daerah perlintasan Sumbar-Riau itu.

Selain melalui kegiatan Pemagangan Ke Jepang, juga memfasilitasi para pencari kerja untuk bisa bekerja di berbagai perusahaan dan industry yang ada di tanah air dengan melibatkan semua pihak, termasuk unsur kelurahan.

“ Kita akan terus tekan jumlah angka penganguran di Payakumbuh. Baik dengan cara magang ataupun dengan sara fasilitasi mereka untuk mencari kerja di berbagai kota di Indonesia. Kita juga minta dukungan dari semua pihak, termasuk pihak kelurahan untuk mengidentifikasi dan menjaring penganguran di daerah kerja mereka.” Sebut Wal Asri diamini Dewi. (Edw).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *