Anton Yodra: Nagari Simpurut Harus Miliki Rencana Tata Ruang Wilayah

oleh

Batusangkar, dekadepos.com

Persoalan yang dihadapi nagari Simpurut adalah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), sebut Wakil ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra dalam pembukaan musrembang nagari Simpurut, Kecamatan Seitarab, di kantor wali nagari setempat, Rabu (22/1/20).

Waktu mendatang , tekan Anton Yondra, RTRW ini harus dimiliki ,dan ditata seakurat mungkin sekaligus direalisasikan oleh pemerintah daerah, sehingga nagari Simpuruik nantinya mempunyai RTRW tertata rapi, dan baik.

Kegunaan RTRW dibuat, sebut Anton, mengingat nagari Simpuruik merupakan nagari cukup sertrategis yang seharusnya sudah memiliki tata ruang wilayah, “Lantaran tidak ada RTRW nya, saat ini bangunan terus menjamur antara Sijangek – Seitarab, dan tempat-tempat lain,” sebut Anton.

Sedangkan anggota DPRD lainnya, Nurhamdi Zahri menyesalkan tidak terlaksananya dana Bantuan keuangan bersifat khusus tahun 2019 untuk nagari Simpuruik, sehingga menjadi dana Silpa (Sisa lebih pembiayaan). Dana itu halal, dan merupakan usulan legislatif kepada pemda Tanah Datar, ucap Nurhamdi Zahri.

Untuk itu, Politisi Demokrat ini,  mengharapkan pemerintah daerah Tanah Datar tetap konsekuen sekaligus memperhatikan dana BKBK yang besar manfaatnya bagi nagari-nagari ” Saya tidak mengharapkan lagi Pemda terlambat dalam merealisasikan administrasinya, karena berdampak terhadap nagari-nagari,” tegas Nurhamdi Zahri.

Kegiatan musrembang dibuka bupati, dan  diwakili Staf Ahli dr Ermon Ravlin dihadiri anggota DPRD Tanah Datar, Azwar Rabain, Forkopimca, Survahutri, Pj Wali Nagari Simpuruik Tamsil, wali Jorong, tokoh masyarakat dan undangan.(Hatiar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *