Bunga Raflesia Tuan Mudae Tumbuh Mekar, Cagar Alam Maninjau Ditutup Sementara

oleh

Agam, Dekadepos.com

Kepala Seksi Wilayah I Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat Khairi Ramadhan, melalui Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Ade Putra mengatakan, Kawasan Bunga Raflesia Tuan Mudae Cagar Alam Maninjau, di Jorong Marambuang, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat ditutup.

Penutupan Kunjungan ke lokasi ini bertujuan untuk memulihkan Ekosistem, pasca mekarnya Bunga Raflesia Tuan Mudae terbesar di dunia tanggal (1/1) lalu.

Adapun pemberitahuan secara Lisan ini disampaikan semenjak tanggal (3/1) kemaren. “Penutupan ini berlangsung sampai 3 bulan kedepan,” ujar Ade Putra saat dikonfirmasi, Jum’at (24/1).

Dikatakan, pasca penemuan Bunga Raflesia Tuan Mudae di Jorong Marambuang yang tercatat sebagai ukuran terbesar di dunia, maka hali ini menjadi Magnet dan daya tarik tersendiri bagi para Wisatawan, Peneliti, Pecinta Alam maupun Masyarakat untuk datang berkunjung dan melihat langsung Bunga Raflesia Tuan Mudae. “Hal ini berdampak kepada Sedikit Perobahankawasan tersebut dari bentuk aslinya,”tambahnya.

Pihaknya juga menghimbau, saat setelah dibuka kembali Kawasan Raflesia Tuan Mudae di Cagar Alam Maninjau, Jorong Marambuang, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan pada 3 bulan mendatang agar tidak merusak dan merubah bentuk lingkungan hutan.(HF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *