Banyak Balon Independen, Parpol: Ada Indikasi Terjadi Data Ganda

oleh

Bukittinggi, dekadepos.com
          
Munculnya tiga pasangan Bakal calon walikota dan wakil walikota Bukittinggi dari jalur Perseorangan atau Independen, membuat Partai Politik (Parpol) mulai bertegas tegas meminta kepada penyelenggara Pilkada Serentak 2020, KPU dan Bawaslu untuk betul betul melaksanakannya sesuai dengan aturan yang berlaku dalam rangka menciptakan Pilkada serentak yang jujur dan berkualitas.
         
Seperti yang dikatakan Ketua DPD PKS kota Bukittinggi, Nur Hasra kepada Dekadepos, dimana PKS meminta kepada KPU untuk melaksanakan proses pendaftaran dan Verifikasi sesuai aturan yang ada. Sebab menurutnya, ada indikasi terjadinya data ganda.
           
“Dengan banyaknya pasangan perseorangan akan memperkecil ruang untuk mengikuti  bahkan untuk memenangkan Pilkada serentak 2020 ini. Apalagi aturan KPU sekarang, verifikasi dilakukan 100 porsen dari dukungan yang diserah kan,”ungkap Nur Hasra.
           
Begitu juga dengan peran Bawaslu juga sangat diharapkan untuk bekerja maksimal dalam rangka menghadirkan Pilkada serentak yang jujur bersih, Transparan dan berkualitas, ujar Politisi PKS tersebut.

Kemudian, PKS juga meminta kepada Penyelenggara Pilkada untuk dapat melibatkan Lembaga Independen Pemantau Pilkada dalam Proses Pendaftaran sampai Verifikasi. Sehingga sekecil apapun pelanggaran yang terjadi dapat diketahui, tambah Nur Hasra.

Terkait dengan belum munculnya Pasangan calon dari Partai Politik, terutama PKS yang dapat mengusung satu Pasang calon. Disebutkan oleh Nur Hasra, kalau PKS semenjak awal telah mempersiapkan kader terbaiknya untuk Pilkada kota Bukittinggi.

“InsyaAllah dalam waktu dekat ini akan kita umumkan, sebab sudah mengerucut kepada satu nama dari tiga nama yang direkomendasikan DPW dan DPP PKS”kata Nur Hasra.

Sementara dari calon Eksternal PKS yang sudah dilakukan komunikasi akan dikerucutkan kepada siapa yang akan diusung PKS, Lima nama yang telah kita jalin komunikasi itu, masing masingnya, H.Irwandi Dt Batujuah, H.Harma Zaldi, H.Erman Safar, David Chalik dan Fauzan Haviz ungkap Ketua PKS Bukittinggi Nur Hasra.

Ketika ditanyakan tentang Koalisi Tunggal Lintas Partai Politik  yang digalang secara bersama sama.kita dari PKS pada prinsipnya  sangat setuju dalam rangka  menegakan marwah partai Politik ditengah tengah masyarakat, kata Nur Hasra.

Namun, proses secara Internal  dari Tim PKS telah berjalan,seperti Penjaringan dan Penyaringan bakal calon walikota dan wakil walikota Bukittinggi, baik itu secara Internal maupun eksternal  tetap berjalan sesuai arahan partai.Tetapi yang Pasti kita dari PKS akan mendengarkan masukan dari Partai Politikmlainnya, kata Nur hasra lagi.

Sebaliknya, yang tidak bisa dipungkiri dari Pilkada Serentak tahun 2020 ini. Dimana PKS baru pertama kali bisa mengusung sendiri pasangan Calon walikota dan wakil walikota Bukittinggi .Dan ini sangat ditunggu tunggu oleh masyarakat, dan kader PKS ditengah tengah Reputasi PKS yang sedang naik di kota Bukittinggi, tambahnya.(Edis)