Anggota DPRD M Haekal Minta Warga Bahas Kepentingan Bersama Dalam Musrenbang

oleh

Batusangkar, dekadepos.com

Aktivitas musrenbang nagari merupakan usaha pendekatan partisipatif masyarakat diikuti semua lapisan masyarakat yang ada di nagari untuk mencari prioritas.

Hal itu, dikemukakan Legislator DPRD Tanah Datar Mhd Haekal SH dalam aktivitas pembukaan Musrenbang nagari Balimbing, Rabu (5/2/20) bertempat di kantor Walinagari Balimbing, Rambatan.

Prioritas yang disusun dalam musrenbang , sebut Mhd Haekal SH, mencerminkan kondisi riil merupakan buttom up planning berasal dari bawah yang dibutuhkan masyarakat, soalnya masyarakat berperan langsung sebagai subjek dalam menentukan  prioritas tersebut.

Mhd Haekal merupakan politisi Hanura itu juga meminta masyarakat  agar  mengangkat dan membahas kepentingan  masyarakat   di Musrenbang. Bapak, dan ibuk bisa menggunakan pokir(Pokok pikiran) DPRD, soalnya pokir berasal dari reses anggota DPRD Tanah Datar yang bisa ditaja dalam musrenbang itu , ” tekan Mhd Haekal SH yang akrab dengan insan pers itu.

Dijelaskannya, APB( Anggaran pendapatan belanja) Nagari yang telah dilaporkan wali nagari Balimbing A Dt Bagindo Basa mencakup pembangunan fisik ,dan non fisik tahun 2019, 2020 dan perencanaan anggaran tahun 2021.

Dari catatan yang ada, Nagari Balimbing memiliki Silpa ( Sisa lebih pembiayaan anggaran) sekitar Rp 4 milyar lebih.Untuk itu, legislator Mhd Haekal yang putra nagari Balimbing itu  meminta pemerintah nagari harus berani membahas, dan merealisaikan penggunaan dana nagari yang ada.

Seterusnya, Legislator Adrijinil Dt Rangkayo Mulie  menyampaikan pokir (pokok pikiran)nya kepada pemerintah nagari agar punya keberanian membuat terobosan baru yang positif, dengan menggunakan anggaran nagari sebesar 70 persen untuk kegiatan non fisik , dan 30 persen untuk  kegiatan fisik.

Guna mengejawantakan peruntukan tersebut, jelas Adrijinil Dt Rangkayo Mulie, maka apa yang kita khuatirkan meninggalkan generasi lemah fisik, dan lemah akal tidak akan terjadi ”  Dana pemberdayaan non fisik itu bisa kita gunakan untuk penyuluhan agama, adat, budaya, narkoba, home industri, Pemberdayaan guru agama, guru honor, dan berbagai keterampilan .” Sebut politisi partai Nasdem yang vokal itu.

Sedangkan pada kesempatan itu , Wali Nagari Balimbing A Dt Bagindo Basa telah melaporkan keberadaan anggaran tahun 2019 sebesar Rp 3.766.630.244,- dengan realisasi Rp 3.746.759.336,-. Anggaran tersebut dimanfaatkan untuk pembangunan fisik , dan non fisik terlaksana sesuai dengan harapan.

Mendatang , ucap wali nagari A Dt Bagindo Basa, pemerintah nagari Balimbing  akan fokus melaksanakan tugas – tugas pembangunan yang sudah disepakati bersama.

Diakhir keterangannya, A Dt Bagindo Basa menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah, Legislator Mhd Haekal SH, dan Adrijinil Dt Rangkayo Mulie, dan In Hendri Abbas selaku ketua tim Musrenbang Tanah Datar.

Kegiatan musrenbang cukup semarak dihadiri Ketua tim kabupaten In Hendri Abbas, Kepala OPD, Camat Rambatan Liza Martini, Forkompinca, Wali Nagari se- Rambatan, BPRN, tokoh masyarakat, dan undangan . (hatiar)