Edarkan Sabu dan Ekstasi, IRT Ini Menangis Dicokok Polres Bukittinggi

oleh
IRT saat diamankan Polres Bukittinggi (Foto: Inews)
IRT saat diamankan Polres Bukittinggi (Foto: Inews)

Bukittinggi, dekadepos.com

Seorang wanita bernisial R alias Kojak (33) diduga nekat mengedarkan narkotika jenis Sabu dan Ekstasi di wilayah hukum Polres Bukittinggi.

Akibatnya, ia dicokok Tim Opsnal
Resnarkoba Polres Bukittinggi di kediamannya di Komplek Perumahan Singgalang, Jorong Kalumpang, Nagari Kubang Putiah, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Selasa (18/2/2020) malam.

“Benar, Ini memang target kami dalam operasi antik ini, seorang perempuan ibu rumah tangga sebagai pengedar dan rumah nya sering digunakan untuk preman dan pemuda berkumpul,” ujar Kasat Narkoba Polres Bukittinggi, AKP. Novrizal Chan.

Dilansir dari Sindonews.com, dari dalam kamar pelaku, polisi menemukan dua paket kecil sabu, dan tiga butir pil ekstasi yang disimpan di dalam tas pinggang.
Mengetahui kedatangan polisi, tersangka yang kaget langsung menangis, sambil memohon agar tidak ditangkap.

Ibu rumah tangga ini diduga baru saja mengkonsumsi narkoba jenis sabu. Pasalnya, polisi menemukan alat hisap lengkap dengan sabu sisa pakai dalam kaca pirek, yang disimpan di belakang kulkas.

Penemuan barang bukti alat hisap dan sabu membuat tersangka kojak berontak, hingga membuat polisi terpaksa memborgol tangannya.

Saat penggeledahan, polisi menemukan tas pinggang milik tersangka berisi dua paket kecil sabu, dan tiga butr pil ekstasi yang disimpan tersangka di dalam dompet kecil.

Sementara dari pengakuan tersangka yang menyebut pelanggannya sedang mengantar barang ke pembeli di Pasar Bawah, polisi langsung bergerak menuju lokasi.

Di emperan toko tak jauh dari Janjang Ampek Puluah, kawasan Pasar Banto, polisi melihat dua orang pemuda yang dicurigai. Saat ditangkap, kedua pemuda ini tak membantah sedang menunggu kurir narkoba mengantar narkoba yang mereka pesan.

Keduanya dibawa ke Mapolres Bukittinggi, namun kemudian dilepas karena tidak memiliki barang bukti. Sementara, tersangka Kojak bersama barang bukti dibawa ke kantor polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Hingga Rabu (19/2/2020) dini hari, tersangka masih diperiksa secara intensif untuk mengungkap jaringannya.(*)