30 Remaja Diamankan Tim 7 Kota Payakumbuh, 1 Diantaranya DPO Narkoba

PAYAKUMBUH,Dekadepos.com— Sekitar 30 remaja terpaksa diamankan Tim 7 Kota Payakumbuh pada razia pekat dan maksiat yang digelar pada Sabtu (9/10/2018) malam jam 23.00 sampai jam 03.00 dini hari.

Pada razia yang terbagi Dua tim tersebut, diman Tim A dipimpin Kasatpol-PP Devitra dan tim B dipimpin oleh Kapolsek Kota akp A. Surya Negara. Tim A mulai bergerak dari Jln Soekarno Hatta dan tim B mulai bergerak darr Jln Pahlawan. Sasaran razia adalah sejumlah hotel, kafe karoeke dan tempat rawan pekat disejumlah titik.

Tim A mendatangi hotel Faradisa di jln Soekarno Hatta dan hotel Candano di Jln Suhada namun nihil pelanggaran perda. Kemudian tempat karoke di Kelurahan Daya Bangun dan pasar ibuh juga sudah tutup.

Selain itu, pasar bertingkat Ibuh Barat juga disasar Tim A namun juga tidak ditemukan remaja yg pada hari hari sebelumnya sering kedapatan menghisab lem.

“Kemudian kita mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa di bawah jembatan Sei Panago belasan pemuda pd jam 01.00 sedang ramai diduga sedang mengkonsumsi narkoba. Ternyata memang benar 17 remaja sedang asyik menenggak miras jenis tuak dan scout,”ujar Kasatpol-PP Devitra.

Mengetahui kedatangan petugas, beberapa diantara mereka langsung melarikan diri, namun mereka kalah cepat dengan kesigapan petugas hingga akhirnya semua diamankan. Para remaja dan semua kendaraan dibawa ke Mako Satpol PP. Sementara itu, tim B yg dipimpin kapolsek mengawali razia ke kafe Tambak Indah Sicincin, Hotel Kolifera serta menyisir jl lingkar selatan dari Kelrahan Padang Alai menuju Keluarahan Tanjung Anau, Batas Kota Payakumbuh.

Sejumlah kafe dan hotel yang di sasar tidak ditemukan pelanggaran. Tim B mengamankan sejumlah kendra yang dicurigai akan melakukan aksi balap liar serta tidak dilengkapi surat-suarat dan plat nomor, maka langsung dibawa ke kapolsek kota. Dari Batas Kota tim B juga berhasil mengamankan sejumlah remaja, 3 perempuan dan 2 laki-laki yang sedang happy diatas mobil sambil menenggak miras  di kawasan ngalau indah.

“Setelah mengumpulkan remaja, Satpol PP kembali mendapatkan telpon dari masyrakat Kelurahan BUlakan Balai Kandi. Sebuah rumah kontrakan di jln Hamka itu ditemukan 2 perempuan dan 4 laki-laki,” ujarnya

Diakatakan Devitra, warga bulakan sudah merasa resah karena rumah tersebut sering berkumpul sejumlah remaja dan keluar masuk rumah sampai larut malam.

“Malam itu sejumlah Pemuda sudah ramai berkumpul akan menggrebek rumah tersebut, namun untuk menghidari tindakan anarkis, setelah menggeledah rumah ditemui sejumlah bekas motol miras namun tidak ditemui narkoba.
tim 7 terpaksa membawa warga yg mengontrak rmh dan 4 org pria didalam rumah untuk proses penyelidikan,”tambahnya.

Selama penyisiaran Tim 7 Kota Payakumbuh berhasil mengamankan 30 org remaj yang terdiri dari 25 laki-laki dan 5 perempuan serta 8 unit kendaraan tanpa kelengkapan surat-surat. Para remaja tersebut diberikan pembinaan, dipanggil pihak keluarga dan membuat surat perjanjian.

“Dari 1 orang remaja yg diamankan ternyata DPO dalam kasus penyalahgunaan narkoba, hingga kini satresnarkoba polres payakumbuh telah mengamankan remaja ini untuk proses lebih lanjut,”pungkasnya. (edw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *