4 Unit Rumah di Solok Ludes Terbakar, Satu Warga Tewas Terpanggang

oleh -315 views

Solok, dekadepos.com

Musibah kebakaran, kembali melanda Kabupaten Solok. Minggu siang (23/2), sekira pukul 11.30 Wib, sebanyak 4 unit rumah warga di Jorong Parik, Nagari Bukik Tandang Kecamatan Bukit Sundi Kabupaten Solok, lumat dilalap sijago merah.

Selain 4 unit rumah, musibah kebakaran juga menewaskan satu orang pemilik rumah yakni atas nama Asra Hadi, yang merupakan guru di sebuah SMK di Tanjuang Alai, Kecamatan X Koto Diatas.

Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Solok, Drs. Efriadi Sikumbang, MM, menyebutkan bahwa pihaknya usai mendapat laporan langsung mengirim bantuan mobil pemadam kebakaran atau Damkar ke lokasi kebakaran.

“Alhamdulillah, sekitar satu jam saat kejadian api bisa dijinakan dan tidak merambah kerumah warga lainnya,” terang Efriadi.

Bahkan Dinas Satpol PP dan Damkar, langsung mengirim 5 unit Mobil damkar dari Kabupaten dan kota Solok.
Selain itu, pihak juga dikirim 1 Unit Ambulance Puskesmas Muaro Paneh, unsur Forkompincam, Pemerintahan Nagari dan dibantu masyarakat sekitar.

Kapolres Solok Kota, AKBP Ferry Suwandi melalui Kapolsek Bukit Sundi, Iptu Tamrin, menyebutkan bahwa dugaan Sementara penyebab kebakaran adalah akibat hubungan arus pendek atau konsletting listrik.

Kebakaran juga menewaskan satu orang warga dan menghanguskan empat unit rumah, termasuk rumah adat atau rumah gadang milik Pangulu Suku Sungai Napa yakni Dt Endah Kayo. Di rumah ini, tidak satupun barang yang selamat atau hangus total.

Kemuduan Rumah kedua milik Usra/Ewen Bandaro Kayo. Dirumah ini sebahagian barang ada yang bisa diselamatkan. Rumah tersenut diisi satu Kepala Keluarga dan yakni suami isteri dan 2 orang anak.
Sedangkan kebakaran rumah ketiga melanda milik Tati dan Isal Kawi. Dirumah ini juga tidaksatupun barang yang bisa diselamatkan.

“Rumah itu ditempati 5 orang yakni orang tua suami isteri dan 3 orang anak,” terang Iptu Tamrin.

Sementara rumah keempat milik Johana yang ditempati oleh dua jiwa, yakni ibu dan anak. Di rumah ini juga semua barang milik Johana juda tidak satupun yang bisa diselamatkan.

Pihaknya menyebutkan bahwa api pertama kali dilihat warga membakar rumah gadang milik kaum Datuak Endah Kayo, pengulu suku Sungai Napa nagari Bukit Tandang tersebut.

“Saksi melihat api sudah membesar membakar rumah gadang dan masyarakat secara spontan bergoro nemadamkan api dengan cara manual sebelum mobil Damkar datang,” sebut Iptu Tamrin.

Bahkan Walinagari Bukik Tandang, Wendra dan Camat Bukit Sundi, N. Efriadi, juga tampak di TKP dan ikut bersama warga memadamkan api.

Hingga berita ini diturunkan, polusi masih melakukan olah TKP. Namun Dugaan sementara api berasal dari konsletting lustrik atau arus pendek.

Sementara korban jiwa, usai divisum langsung dimakamkan di TPU milik keluarga di Bukit Tndang

Sementara kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp 1, 5 Milyar (jarbat)