Aksi “Begal Nenen” Resahkan Warga Payakumbuh

oleh -8.977 views

Payakumbuh, Dekadepos.com

Sejumlah warga di Kota Payakumbuh akhir-akhir ini diresahkan dengan aksi kejahatan berupa “Begal Nenen” yang menyasar kaum perempuan disejumlah Tempat di wilayah Hukum Polres Payakumbuh. Bahkan salah seorang korban dari aksi kejahatan dengan cara mengikuti korban yang sendirian saat mengendarai kendaraan roda dua lalu memegang bagian dada itu membuat korban menjadi trauma. Meski tidak membahayakan kepada nyawa korban, namun hal tersebut membuat korban trauma saat berada di tempat sepi sendirian.

Seperti yang diungkapkan salah seorang korban bernama Marasai (35) ibu dua anak yang merupakan warga Kecamatan Payakumbuh Barat itu mengaku pernah menjadi korban kejahatan Begal Nenen, saat itu ia hendak pulang kerumahnya, namun saat melintas di pendakian Kawasan Padang Kudo Jelang Simpang Empat Menuju Kelurahan Koto Tangah Kecamatan Payakumbuh Barat, seorang pria yang menggunakan kendaraan roda dua mendahului kendaraan Marasai, tidak itu saja, Pelaku yang belum diketahui identitasnya itu melancarkan aksinya memegang bagian dada Marasai, kaget dengan peristiwa itu, Marasai mencoba berteriak, namun karena sepi dan sore hari teriakan korban tidak didengar warga sekitar. Selain trauma, korban juga nyaris luka-luka karena hampir jatuh dari kendaraan yang ia kendaraai.

Usai kejadian, Marasai mengaku sangat trauma dan takut setiap kali melintas di Kawasan tersebut dan Kawasan sepi lainnya.

” Saya trauma pasca kejadian itu, kalau wajah pelaku saya tidak ingat, namun kalau bertemu saya pasti ingat pelakunya.” sebut Marasai beberapa waktu lalu.

Wanita berhijab yang menjadi korban beberapa bulan lalu itu berharap pelaku kejahatan tersebut segera ditangkap.

Selain Marasai, Kasus yang sama juga pernah terjadi di Kecamatan Payakumbuh Timur beberapa hari lalu, menurut korban yang enggan disebut namanya itu pelaku “Begal Nenen” berbadan gempal dan menggunakan sepeda motor sendirian.

Dari informasi yang diperoleh, dalam menjalankan aksinya pelaku langsung memegang bagian dada korban, beruntung ia tidak terjatuh. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 Wib.

Peristiwa “Begal Nenen” meresahkan di kalangan perempuan di Payakumbuh, terutama wanita muda. Bahkan ada wanita muda yang pulang kerja maupun les ataupun mencari keperluan ke Pasar Payakumbuh merasa resah. Kalangan orang tua berharap pelaku yang punya kelainan yang membahayakan itu bisa segera terungkap, bukan tidak mungkin dilokasi pelaku pernah beraksi terdapat kamera pengintaian / cctv.

Ditempat terpisah, Kapolsekta Payakumbuh Kompol. Julianson yang baru beberapa hari menjabat orang nomor satu di Jajaran Polsekta Payakumbuh mengatakan pihaknya belum menerima adanya laporan dari korban terkait peristiwa itu, ia berharap para korban melapor ke pihak kepolisian agar pelaku bisa diungkap.

” Belum, belum ada laporan dari korban terkait peristiwa tersebut, kita dorong dan himbau agar korban mau melapor, sehingga pelaku bisa kita ungkap dan tangkap.” sebut Mantan Kasat Reskrim Polres Padang Panjang itu, Minggu 27 Januari 2019. (Edw)