Aksi Perampokan di Saruaso Tanah Datar Berhasil Digagalkan, Berikut Kronologinya

oleh -4.581 views

Batusangkar, dekadepos.com

Aksi Rampok uang sebesar Rp. 41 juta dilakukan dua pelaku,  BI (32 tahun), dan FT ( 35 tahun) sama berprofesi sebagai sopir alamat Talang Badung Lubuak Linggau Palembang, akhirnya berhasil digagalkan polisi.

Aksi Rampok terjadi terhadap Zulhefi (42 tahun) bersama istrinya Ade Eka Putri (37 tahun) alamat Koto Gadang Hilir Nagari Padang Ganting sekitar pukul 15.15 WIB, Rabu (15/4/20) di pinggir jalan raya Silambiak Jorong Saruaso Utara Nagari Saruaso Kecamatan  Tanjung Emas Tanah Datar.

Kejadian berawal ketika korban baru kembali dari Bank Nagari Batusangkar untuk mengambil uang sebesar Rp. 30.000.000, dengan menggunakan kendaraan L-300,  korban menaruh uang tersebut di dalam Tas Milik Istrinya sekaligus  diletakan di  bagian Bawah Kaki penumpang diatas kardus minuman mineral.

Setelah kembali dari Bank Nagari Batusangkar Korban Zulhefi bersama istri pergi ke Pasar Batusangkar, diperjalanan Ban belakang sebelah kiri kendaraan Korban mengalami kempes, usai korban menurunkan istrinya dipasar langsung pergi ke bengkel Budi motor di Pincuran tujuh untuk mengganti ban dengan ban cadangan.

Kemudian, Zulhefi pergi menjemput istrinya di Pasar Batusangkar dan langsung menuju Padang Ganting. Di tengah perjalanan saat berada  perumahan PJP Batu balang, ada  pengendara sepeda motor yang tidak diketahuinya memepet kenderaannya, tanpa curiga korban tetap melanjutkan perjalanan ke Padang Ganting.

Sesampainya di depan mesjid Raya Saruaso Zulhefi  berhenti sebentar, karena sang isteri mau membeli sesuatu. Ketika itu Zulhefi melihat ada pengendara sepeda  motor berhenti disamping ban belakang sebelah kiri,namun tindakan pengendara itu tidak dihiraukannya.

Perjalanan ke Padang Ganting terus dilanjutkan, di tengah jalan tiba-tiba korban merasakan ban belakang sebelah kiri kempes lagi. Setiba di Simpang silambiak tepatnya depan Mini market Icha Mart, Korban langsung berhenti di pinggir jalan untuk mengganti ban mobil, sementara mengganti ban, istri korban pergi berbelanja membeli susu untuk anaknya sekaligus  meninggalkan tas berisi uang didalam mobil.

Ketika sedang bekerja, korban pun melihat dari bawah kolong mobil ada kaki seseorang  mendekat ke pintu sebelah kanan dan mendengar pintu mobilnya dibuka, maka korban bangkit berdiri dan melihat pelaku melarikan Tas istrinya berisi uang tersebut  ke arah sepeda motor temannya yang sedang menunggu.

Pada kesempatan itu, korban langsung berteriak maling dan terus melompat menangkap leher korban yang sudah duduk diatas sepeda motor tersebut dan membuat sepeda motornya rebah. Satu pelaku dapat melarikan diri, satu orang ke kanan jalan arah silambiak, dan satu lagi sambil membawa tas berisi uang kekiri jalan arah ke koto tuo.

Dalam pelarian tersebut, pelaku melihat masyarakat sudah semakin ramai mengejar, terus  pelaku membuang tas tersebut dijalan dan tidak berapa  jauh dari tempat itu, pelaku akhirnya berhasil ditangkap polisi bersama masyarakat, sedangkan pelaku yang lari arah kanan jalan juga ditangkap aparat kepolisian bersama masyarakat setempat.

Kapolres Tanah Datar AKBP Rokhmad Hari Purnomo didampingi Kasubag Humas Iptu Marjoni Usman menjelaskan kepada dekadepos.com, Kamis (16/4/20), disamping penangkapan terhadap dua pelaku Rampok BI dan FT disita pula BB (Barang bukti) berupa Satu unit kendaraan Roda dua Honda Beat hitam Nopol BM 4566 KY, Tas Korban Zulhefi berisi uang sebesar Rp. 41.000.000,-, Kendaraan L-300 BA 8728 EN, warna hitam, dan dua buah paku bekas tertusuk di ban L-300 milik korban.

Seterusnya, Kedua Pelaku bersama BB dibawa ke Polres Tanah  Datar untuk penyidikan lebih lanjut. Tindak pidana dilakukan kedua tersangka  melanggar pasal 365 Yo Pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman Hukuman sembilan tahun penjara , tekan Kapolres Rokhmad.(hatiar)