Akui Salah, Ini Ending Oknum Pejabat Yang ” Melawan Saat Razia Yustisi”

oleh -1.556 views

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Setelah menjalani pemeriksaan /diminta keterangan terkait aksi ” Melawan” petugas gabungan yang melakukan Razia/Operasi Yustisi penenggakan PERDA Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) pada Jumat pagi 10 September 2021. Oknum Pejabat berinisial EA yang bertugas di salah satu di Dinas Pemerintah Kabupaten Kampar Provinsi Riau, akhirnya mengaku salah dan meminta maaf.

Oknum Pejabat berinisial EA sebelumnya diperiksa di bagian Satreskrim Polres Limapuluh Kota sekitar 3 jam. Ia diamankan petugas/tim gabungan usai “Melawan” kepada petugas gabungan usai kedapatan tidak menggunakan Masker. Aksi ” Melawan” petugas mulai ditunjukkan pria yang juga seorang Kepala Bidang (KABID) itu saat diminta untuk menandatangani surat Sanki Denda. Selain tidak mau menandatangani surat sanksi denda, EA juga memperlihatkan sikap arogan, tidak sopan dengan cara melempar uang denda.

” Iya, yang bersangkutan dan kepala dinas minta maaf atas kejadian tersebut mereka menyadari salah.” Ucap Kapolres Limapuluh Kota, AKBP. Trisno Eko Santoso didampingi Wakapolres KOMPOL. Russirwan melalui Kasat Reskrim, AKP. Mulyadi, Jumat malam 10 September 2021 sekitar pukul 21. 00 Wib.

AKP. Mulyadi juga menyebutkan, pelaku EA yang telah diperbolehkan pulang pada pukul 18.00 Wib itu mengaku tidak menggunakan masker saat melintas di hadapan petugas gabungan yang melakukan Razia/operasi Yustisi karena terburu-buru, ia juga menyebutkan tidak sengaja dan tidak ada niat untuk melawan kepada petugas yang tengah bertugas.

Sebagai bentuk permintaan maaf, pelaki EA dan pimpinan/Kepala Dinasnya juga membuat video permintaan maaf kepada petugas gabungan yang tengah melakukan operasi Yustisi.

Dalam video berdurasi singkat itu, Pimpinan EA meminta maaf kepada tim gabungan (Polisi dan Satpol PP) atas tindakan anak buahnya (EA.red) yang tidak menghargai petugas yang sedang bekerja.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh pelaku EA, ia meminta maaf karena telah membuang masker yang diberikan petugas serta tidak menghargai petugas saat bekerja. (Edw).

No More Posts Available.

No more pages to load.