Akun Medsos Lecehkan Jurnalis, Ketua PWI Sawahlunto : Kalau Mediasi Buntu, Kita Tempuh Jalur Hukum

oleh -169 views

Sawahlunto, Dekadepos.com

Wartawan media online padangmedia.com, Tumpak Abdurrahman meminta PWI Kota Sawahlunto melakukan mediasi terhadap akun media sosial yang melontarkan komentar bernada penghinaan terkait pemberitaan Covid – 19.

Dalam komentar tersebut, akun media tersebut menulis bahwa berita yang dibuatnya adalah hoax. Padahal menurut Tumpak pemberitaan dengan judul “Satu Pasien Positif Covid – 19 Dirawat di RSUD Sawahlunto” tersebut merupakan pernyataan resmi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid – 19 Kota Sawahlunto.

Selain itu sesuai kaidah jurnalistik, Tumpak juga tidak menyebutkan nama pasien, namun akun yang mengaku anak dari pasien secara gamblang memaki – maki profesi jurnalis dan berulang kali menyebut berita tersebut hoax atau palsu.

Mirisnya lagi, akun tersebut juga berkomentar bernada sinis dan tidak simpatik. “Mungkin kalau Pak Tumpak ini tidak buat berita hoax, keluarganya ga makan,” tulisannya lagi.

Sementara itu Tumpak mengaku sangat kecewa dengan pernyataan akun tersebut. “Itu keterlaluan,” kata Tumpak saat bertemu dengan Ketua PWI Indra Josef di kantor PWI Sawahlunto.

Ketua PWI Sawahlunto Indra Yosef mendukung upaya yang dilakukan Tumpak tersebut. “Mengingat Tumpak adalah anggota PWI Sawahlunto, kita wajib untuk menindaklanjuti hal ini,” sebut Indra.

Ketua PWI sepakat agar kasus itu dimediasi dulu. Namun apabila yang bersangkutan tidak mau berdamai dan minta maaf, tidak ada pilihan lain selain melanjutkan ke ranah hukum.

Apabila lanjut ke ranah hukum, maka yang bersangkutan dapat diancam denda Rp750 juta dan hukuman 4 tahun penjara. “Kita tidak ingin hal ini terjadi,” pungkas Indra Yosef. (Insan Kamil Dakuga).