Alhamdullilah, Pak Unan si ‘Kaki Besi’ Akhirnya Dipulangkan

oleh -158 views

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com-

Masih ingat kisah nestapa seorang pria beranjak tua bernama Pak Unan (56 tahun) warga Nagari Sialang, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, yang nyaris putus asa setelah kaki kanannya diberi penyangga besi akibat kasus kecelakaan lalulintas yang dialaminya 3 tahun lalu.  

Kini, petani miskin itu sudah bisa tersenyum. Pasalnya, dia telah selesai menjalani operasi di RSUD dr. Adnan WD Payakumbuh, untuk menanggalkan pen besi yang menempel di bagian luar kaki kanannya yang selama ini deritanya.

“Alhamdulliah, Kamis (11/6/2020) ini, Pak Unan sudah dinyatakan sehat pasca menjalani operasi menanggalkan pen besi di kakinya,” ungkap Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, yang sejak beberapa hari terakhir sangat konsen mengurus nasib orang-orang terlantar dan melarat yang butuh perhatian itu.   

Diungkapkan Wabup Ferizal Ridwan, dengan selesainya operasi menanggalkan pen besi di kaki Pak Unan, yang semestinya sudah harus dioperasi sejak 18 bulan lalu, tugas kemanusiaan untuk Pak Unan yang dulu sempat dijuluki manusia “kaki besi” hampir selesai.

“Kamis siang pukul 11.00 Wib, dia telah kami jemput ke RSUD dr. Adnan WD Payakumbuh. Sebelum diantarkan dia pulang ke rumahnya di Nagari Sialang, Kecamatan Kapur IX, Pak Unan diistirahatkan sejenak di rumah dinas Wakil Bupati,” ulas Wabup Ferizal Ridwan.

Sesuai dengan penjelasan pihak RSUD dr. Adnan WD Payakumbuh, ulas Wabup Ferizal Ridwan, pada hari Selasa (16/6/2020) Pak Unan akan menjalani kontrol terkait perkembangan kesehatannya pasca menjalani operasi.

Wabup Ferizal Ridwan berharap, pasca menjalani operasi mengangkat pen besi di kakinya, kondisi kesehatan Pak Unan segera sembuh dan bisa melakukan aktifitas untuk kehidupan dirinya dan keluarga.

“ Melalui media ini, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah peduli membantu baik moral, doa atau moril atas kesehatan Pak Unan. Semoga semua pengorbanan dan atensinya mendapat imbalan berlipat ganda dan dibalas Allah SWT,” ungkap Wabup Ferizal Ridwan.

Dipenghujung wawancara, orang monor dua di Kabupaten Limapuluh Kota yang akrap disapa Buya Feri itu juga menyampaikan permohonan maafnya. “ Dengan segala kerendahan diri, jika yang kami lakukan kurang berkenan, kurang tepat, merasa terlangkahi atau merasa dipermalukan, sekali lagi kami mohon maaf,” ulas Wabup Ferizal Ridwan.

Ucapan terima kasih khusus dan penghargaan juga disampaikan kepada keluarga Ibuk Oca yang telah sangat membantu, Pemko Payakumbuh khusus RSUD. Dr. Adnan WD dan dokter, perawat, Walijorong, Walinagari dan relawan kemanusiaan Kecamatan Kapur IX dan Jurnalis Peduli Luak 50 yang telah memberikan bantuan.

“ Semoga kebaikan menjadi ladang amal, karena prinsip kami, urusan kemanusiaan di atas derjat kemuliaan jabatan,” pungkas Buya Feri. (edw)