Alis Marajo: Fokus Bekerja, Hilangkan Masalah Kecil dan Kecilkan Masalah Besar

oleh -1.406 views

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com-

Rapat koordinasi yang digelar Pemkab Limapuluh Kota di aula kantor Bupati Bukik Limau, Sarilamak, Kecamatan Harau, Rabu (22/9/2021) dengan menghadirkan dua mantan Bupati dr. Alis Marajo Dt. Sori Marajo dan Ir. Irfendi Arbi, MP serta beberapa mantan pejabat termasuk tokoh masyarakat, melahirkan beragam pendapat di tengah masyarakat, utamanya bagi para pegawai yang ada di lingkungan rumah Bagonjong Bukik Limau.

Pasalnya, hal seperti ini jarang terjadi dimana seorang Kepala Daerah yang baru berkuasa, ternyata dia mampu menghilangkan ego kepemimpinannya dan mau menerima saran dan masukan dari kepemimpinan sebelumnya. Dengan arti kata, tidak memaksakan kehendak hatinya.

Agaknya, itulah yang dilakukan Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo. Dia sadar dan sangat memahami bahwa mengemban tugas sebagai Bupati tanggung jawabnya amatlah berat dan butuh dukungan semua pihak untuk menjalankannya.

“ Untuk itu, sebagai langkah awal dijalankannya program pembangunan seperti telah tertuang dalam RPJMD dan Visi Misi, Saya sengaja mengundang dua mantan Bupati Bapak dr. Alis Marajo Dt. Sori Marajo dan Bapak Ir. Irfendi Arbi, MP, termasuk sejumlah mantan birokrat yang sudah berpengalaman serta sejumlah tokoh masyarakat, guna meminta masukan, arahan, saran dan pendapat terkait program pembangunan yang akan dilaksanakan di daerah ini,” ungkap Bupati Safaruddin dalam rapat koordinasi yang dihadiri Sekda Widya Putra, Asisten, Sfaf ahli, pimpinan OPD dan para camat.

Bupati Safaruddin menceritakan bahwa, ada hikmah selama dia menjabat Bupati. Artinya, pada bulan September 2021 banyak para tokoh berkunjung dan bersilaturahmi membahas program pembangunan dan telah dituangkan dalam Visi-Misi Kepala Daerah yakni, “Mewujudkan Limapuluh Kota yang Madani, Beradat dan Berbudaya, Dalam Kerangka Adat Basyandi Syarak, Syarak Basyandi Kitabullah”.

Diungkapkan Bupati Safaruddin, saat Walikota Payakumbuh, Bapak Riza Falepi datang bersilaturahmi ke rumah dinas Bupati, banyak hal positif tentang sinergitas program pembangunan dua daerah yakni Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota yang kami bahas.

“ Selain itu, kami juga membicarakan keselarasan pembangunan ke dua daerah, tidak ada sedikit pun membahas soal aset, ” beber Bupati Safaruddin.

Diakui Bupati Safaruddin, saat Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Limapuluh Kota dia sempat membahas soal rencana pengembangan Kelok 9 termasuk membahas nasib masyarakat yang melakukan usaha di lokasi tersebut.

“ Beberapa waktu kemudian, mantan Bupati Bapak Alis Marajo Dt. Sori Marajo yang melakukan kunjungan silaturahmi ke rumah dinas Bupati. Saat kunjungan silaturahmi tersebut, kami membahas kelanjutan pembangunan daerah termasuk rencana percepatan pembangunan kawasan Ibu Kota Kabupaten (IKK) “ terang Bupati Safaruddin.

Dalam pembicaraan itu, ulas Bupati Safaruddin, intinya Bapak Alis Marajo Dt. Sori Marajo mendukung program pembangunan yang sudah dituangkan dalam RPJMD dan Visi-Misi kepala Daerah.

Sebelumnya, tukuk Bupati Safaruddin, dia juga menerima kunjungan mantan Bupati Padang Pariaman, Bapak Ali Mukhni. “ Kepada Bapak Ali Mukni, Saya banyak meminta masukan dan saran tentang masalah pemerintahan dan kemajuan daerah,” ulas Bupati Safaruddin.

Selang beberapa hari kemudian, ujar Bupati Safaruddin, dia juga bertemu dengan mantan Bupati Irfendi Arbi, bicara dengan serius tentang kelanjutan pembangunan Kabupaten Limapuluh Kota.

“ Kedatangan para tokoh inilah yang menjadi pendorong semangat bagi saya untuk membangun Limapuluh Kota kedepannya. Rapat koordinasi (Rakor) yang telah digelar, adalah langkah awal dimulainya program pembangunan yang telah dirancang. Artinya, APBD Perubahan telah disahkan, Meskipun defisit anggaran, karena DAU yang terpotong, namun program pembangunan, utamanya program pembangunan yang tertinggal harus dituntaskan terutama belanja yang berkaitan langsung dengan masyarakat,” ulas Bupati Safaruddin.

Ditekankan Bupati Safaruddin, jajaran OPD yang ada dilingkungan pemkab Limapuluh Kota harus fokus membuat rencana dan program yang mengacu pada RPJMD dengan 5 program unggulan.

“ Program rumah tahfizd, penguatan lembaga adat, pembangunan IKK Sarilamak dan mebuka jalan dua jalur di Sarilamak. Selanjutnya prioritas pembangunan sektor pertanian, terutama pengembangan tanaman jagung. Selanjutnya pariwisata, perlu adanya bimbingan kepada seluruh Pokdarwis di setiap objek wisata dan membangun destinasi-destinasi wisata baru dan pembangunan infrastruktur,” ulas Bupati Safaruddin.

Disamping itu, imbuh Bupati Safaruddin, dia meminta setiap OPD harus menuntaskan program-program yang tertinggal, terutama yang berkaitan dengan belanja modal dan yang terkait kesejahteraan masyarakat, serta fokus untuk membuat rancangan tahun 2022 yang mengacu pada RPJMD yang sudah disahkan oleh DPRD.

AYO..! BEKERJA

Sementara itu mantan Bupati dr. Alis Marajo Dt,Sori Marajo, mengaku bangga dan tersanjung karena telah diundang dalam rapat koordinasi (rakor) yang digelar Pemkab Limauluh Kota. Sesepuh sangat disegani di Luak Limopuluah itu diundang oleh Bupati Safaruddin untuk hadir memberikan pandangan dan pokok pokiran, terutama soal pengalamannya mengelola  pemerintahan selama dua priode dia menjadi Bupati.

“ Saya benar-benar salut dengan Bupati Safaruddin Dt. Bandaro Rajo. Saya mengibaratkan dia ibarat lengkungan parabola yang awal karir dari Kepala Desa selanjutnya menjadi anggota DPRD, Ketua DPRD hingga jadi Bupati,” ujar Alis Marajo mengawali pidatonya.

Dinyatakannya, RPJMD telah disahkan.Mari kita bangun Kabupaten Limapuluh Kota. Kita mendukung 5 program unggulan Bupati Safaruddin, karena program yang telah dituangkan dalam Visi-Misi Kepala Daerah itu sangat strategis.

Menurut Alis Marajo, Visi-Misi Bupati Safaruddin sangat jelas dan patut kita dukung. Dimana dalam Visi-Misinya seluruh sektor terdapat didalamnya mulai dari segi agama, adat dan kebudayaan, penguatan tiap nagari dan pembangunan Ibu Kota Kabupaten, peningkatan kualitas SDM dan peningkatan infrastruktur.

“Ayo.. terus bekerja. Hilangkan masalah kecil, dan kecilkan masalah yang besar sehingga kita akan terus fokus untuk bekerja,” pinta Alis Marajo.

Sementara itu mantan Bupati Irfendi Arbi menyatakan bahwa, kegiatan silaturahmi adalah sangat penting. “Ini adalah momen langka, sebab dari pertemuan ini kita dapat berkumpul dan ini merupakan pertemuan pertama kalinya bertemunya dua mantan Bupati dengan Bupati,” ujar Irfendi Arbi.

Pada rapat koordinasi itu, Irfendi Arbi mengaku akan mendukung penuh program Bupati, karena program Bupati Safaruddin selaras dengan programnya dulu dalam membangun Limapuluh Kota.

“ Saya ingatkan untuk bagi ASN di jajaran Pemkab dibawah komando Bupati Safaruddin untuk mengerjakan kegiatan sesuai dengan atura dan perundang-undangan yang berlaku. Mari kita ikhlas bekerja. Jika niat kita sesuai dengan pengabdian, maka kita akan mendapat rahmat dan nikmat dari Allah SWT dan seluruh pekerjaan pasti akan dipermudah,” papar Irfendi Arbi.

Dipenghujung paparannya, Irfendi Arbi meminta kepada Bupati Safaruddin untuk menggali potensi Nagari, guna meningkatkan sejahteraan masyarakat.

“ Karena suasana Covid-19, kita minta kepada Bupati Safaruddin untuk terus meningkatkan kegiatan keagamaan dan tetap memberikan perhatian kepada garin, imam masjid, guru ngaji untuk diberi honor. Kemudian anak yatim-piatu dan fakir miskin disantuni,” ujar Irfendi Arbi.

Yang tak kalah pentingnya, ingat Irfendi Arbi, Bupati Safaruddin bersama jajarannya agar mampu mempertahankan WTP di Limapuluh Kota.

“Kita sudah 6 kali mendapatkan WTP. Apabila berhasil mendapat WTP sebanyak 10 kali berturut-turut, akan mendapatkan reward dan dapat membantu daerah kita,” pungkas Irfendi Arbi. (ds)

No More Posts Available.

No more pages to load.