Anggota DPRD Tedy Sutendi dan Adiknya Primtito Divonis Hari Ini

oleh -1.116 views

LIMAPULUH KOTA, (dekadepos) – Nasib anggota DPRD Limapuluh Kota Tedy Sutendi (48) yang menjadi terdakwa dalam kasus penganiyaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa korban Erwin Saputra (34), warga Pilubang, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, akan ditentukan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Pati, Jum’at pagi ini (6/4).

Bersama terdakwa Tedy Sutendi, adik kandungnya Primtito (41) yang juga dijadikan sebagai terdakwa dalam kasus penganiyaan secara bersama-sama yang mengakibatkan hilangnya nyawa korban Erwin, juga akan divonis hari ini Jumat ( 6/4) oleh majelis hakim PN Tanjung Pati.

“ Iya, sidang pembacaan vonis terhadap dua terdakwa yakni Tedy Sutendi dan Primsito, kita rencanakan akan digelar Jum’at pagi (6/4) di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Tanjung Pati. Sidang tersebut akan dipimpin Hakim Ketua Hendri Irwan, SH yang juga hakim ketua saat Pembacaan Tuntututan.” sebut Humas Pengadilan Negeri Tanjung Pati, M. Iqbal Hutabarat. SH, ketika dihubungi, Kamis (5/4).

Seperti pernah diberitakan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum Salmadera, SH dan Afdal SH dalam sidang sebelumnya telah menuntut Tedy Sutendi 14 tahun penjara dan adik kandungnya Primtito (41) 12 tahun penjara.

Menurut JPU Salmadera, SH dan Afdal SH, baik terdakwa Tedy Sutendi dan adiknya Primtito terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana secara bersama-sama dengan sengaja merampas nyawa orang lain yang mengakibatkan meninggalnya korban Erwin Saputra.

Hal-hal yang memberatkan terdakwa Tedy Sutendi, ungkap Salmadera, SH dan Afdal SH, terdakwa adalah anggota dewan yang seharusnya dapat menyelesaikan masalah dalam masyarakat dengan cara yang baik. Perbuatan terdakwa telah menyebabkan keluarga korban mengalami kehilangan tulang punggung keluarga bagi istri dan anaknya. Kemudian terdakwa Tedy Sutendi tidak mengakui perbuatannya.

Sedangkan terdakwa Primtito, ujar Salmadera. SH dan M. Afdal. SH, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana secara bersama-sama dengan sengaja merampas nyawa orang lain sebagaimana dalam dakwaan primair.

Hal-hal yang memberatkan terdakwa Primtito tidak mengakui perbuatannya. Padahal, selama menjalani persidangan dengan menghadirkan saksi-saksi, terdakwa Primtito terbukti secara sah turut serta melakukan tindak pidana secara bersama-sama dengan sengaja merampas nyawa orang lain.

                        Polres Turunkan 100 Personil

Waka Polres Limapuluh Kota, Kompol Eridal ketika dihubungi, Kamis (5/4) terkait sidang pembacaan vonis terhadap terdakwa anggota DPRD Limapuluh Kota, Tedy Sutendi dan adik kandungnya, Primtito di Pengadilan Negeri Tanjung Pati, Harau, menyatakan akan menurunkan sebanyak 100 personil untuk mengamankan jalannya sidang.

“ Ya, dalam sidang pembacaan vonis terhadap terdakwa Tedy Sutendi dan terdakwa Primtito yang akan berlangsung di PN Tanjung Pati, Harau, Jum’at (5/4) Polres Limapuluh Kota akan menurunkan 100 orang anggota bersenjata lengkap,” ungkap Kompol Eridal.

Menurutn Kompol Eridal meski selama berlangsungnya sidang tidak terpantau adanya potensi kericuhan, namun pihaknya tetap akan menurunkan 100 orang personil untuk mengamankan jalannya sidang.

“ Aparat kepolisian akan memperketat pengamanan di komplek Pengadilan Negeri Tanjung Pati dan akan memeriksa secara detil orang perorang terhadap pengunjung yang datang menyaksikan sidang pembacaan vonis terhadap kedua terdakwa,” ungkap Kompol Eridal.

Diakui Kompol Eridal, untuk pengamanan sidang, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Polres Payakumbuh. Pasalnya, keluarga terdakwa Tedy Sutendi dan terdakwa Primtito dalam sidang pembacaan vonis tersebut akan melakukan aksi demontrasi damai di PN Tanjung Pati.

“ Terkait akan adanya aksi demontrasi damai yang dilakukan keluarga dan kolega terdakwa Tedy Sutendi dan terdakwa Primtito, secara resmi sudah dilaporkan ke Polres Limapuluh Kota,” sebut Kompol Eridal.

Dalam aksi demontrasi damai yang dilaporkan pihak keluarga terdakwa Tedy Sutendi dan terdakwa Primtito ke Intel Polres Limapuluh Kota akan menurunkan massa sebanyak 150 orang. (est)

No More Posts Available.

No more pages to load.