Angin Kencang, 2 Wanita Luka Serius Tertimpa Baliho Tumbang di Kabupaten 50 Kota

oleh -2.407 views

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com-

Musibah bencana alam kembali melanda Kabupaten Limapuluh Kota. Kali ini akibat angin kencang yang terjadi Sabtu sore 28 Mei 2022 sekira pukul 15.15 WIB, telah merusak dua bangunan yakni runtuhnya atap kanopi dan tumbangnya papan reklame atau baliho yang mengakibatkan terjadinya korban jiwa dua orang wanita mengalami luka cukup serius dan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Ibnu Sina Payakumbuh.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota, Rahmadinol menyebutkan, peristiwa angin kencang yang terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota telah meruntuhkan sebuah bangunan atap kanopi terjadi di Nagari Tarantang dan Nagari Aia Putih, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota.

“Di Nagari Tarantang akibat angin kecang yang terjadi pada Sabtu sore 28 Mei 2022 itu mengakibatkan terjadinya kerusakan di Nagari Tarantang yakni ambruknya atap kantin  SMPN 3 Kecamatan Harau dan menimpa 2 uni rumah warga,” sebut Rahmadinol

Sedangkan angin kencang yang melanda Nagari Aia Putiah Sabtu sore 28 Mei 2022, ulas Rahmadinol, mengakibatkan ambruknya 1 unit rumah usaha dan sebuah pohon tumbang menimpa 1 unit dapur rumah warga yang mengakibatkan 1 orang terluka.

Sementara itu angin kencang yang terjadi yang terjadi di Jorong Pakan Sinayan, nagari Bukik Sikumpa, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota mengakibatkan 1 unit papan reklame atau baliho tumbang dan menimpa dua orang warga.

Adapun dua warga yang menjadi korban tertimpa baliho tumbang tersebut adalah Erlinda (56 tahun) seorang wanita PNS  beralamat di Jorong Balai Malintang, Nagari Sitanang, Kecamatan Lareh Sago Halaban,  Kabupaten Limapuluh Kota.

Seorang korban lagi, ujar Rahmadinol, adalah Mike Novra Yudha (36 tahun) warga Jorong Balai Malintang, Nagari Sitanang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota.

Diungkapkan Rahmadinol, upaya penanganan yang telah dilakukan Pusdalops PB adalah melakukan koordinasi dengan pihak nagari dan TRC melakukan pendataan dan membersihkan material.

“Saat ini kayu tumbang yang menimpa rumah warga sudah dievakuasi dan rumah yang rusak sudah dibersihkan,” sebut Rahmadinol

Lebih jauh diungkapkan Rahmadinol, upaya penanganan yang dilakukan terhadap peristiwa tumbangnya sebuah papan reklame atau baliho yang menimpa dua warga, saat ini kedua korban sudah dilarikan ke rumah Sakit Ibnu Sina Payakumbuh.

“Kondisi terkini ke dua korban dalam perawatan di ruangan UGD di rumah sakit setempat dan sebagai tindak lanjut korban akan dirujuk ke rumah sakit M. Jamil Padang  karena tulang rahang patah, muka lebam, tangan lecet dan leher ada bekaj jejas,” papar Rahmadinol.

Rahmadinol menghimbau, akibat cuaca yang tidak menentu diharapkan kepada semua elemen masyarakat di Kabupaten Limapuluh Kota harus waspada terhadap bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu di lingkungan tempat masing-masing. (ds)

 

  

 

No More Posts Available.

No more pages to load.