Antisipasi Penyebaran Corona, LPKA Tanjung Pati Lakukan Hal Ini

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Mengantisipasi penyebaran Virus Corona atau Covid-19 dilingkungan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) atau Lapas Tanjung Pati di Kawasan Ketinggian Kecamatan Harau Kabupaten Limapuluh Kota, pengunjung yang datang diharuskan mengikuti pengukuran suhu tubuh dan menggunakan Hand Sanitizer sebelum bertemu dengan keluarga mereka yang tengah menjalani pembinaan di tempat itu.

Hingga saat ini, pihak Lapas belum melarang ataupun pengurangan waktu kunjungan bagi warga yang berkunjung. Selain melakukan pencegahan dengan melakukan pengukuran suhu tubuh, pihak LPKA juga memasang spanduk berukuran besar yang berisi informasi genjala Infeksi Corona. bahkan dalam waktu dekat pihak LKPA juga berencana akan melakukan penyemprotan Disenfektan.

Selain melakukan pencegahan dengan pemantauan warga yang datang berkunjung, pihak lapas untuk sementara waktu menunda kegiatan-kegiatan yang melibatkan banyak Warga Binaan Permasyarakatan (WBP).

“ Iya, kegiatan yang telah kita mulai sejak beberapa hari lalu itu untuk menindaklanjuti arahan Sekjen Pemasyarakatan dalam pencegahan Virus Corona. kita lakukan pengukuran suhu tubu warga yang datang untuk mendeteksi suhu tubuh pengunjung, selain itu mereka (pengunjung.red) juga kita arahkan untuk menggunakan Hand Sanitizer sebelum bertemu keluarga mereka.” Sebut Kepala LPKA, Tapianus A. Barus didampingi Kasi Registrasi dan Klasifikasi, Agusman, Kasi Pengawasan dan Penegakkan Disiplin, Darisman serta Humas LPKA, Hendri, Rabu siang 18 Maret 2020.

Agusman juga menambahkan, hingga saat ini belum ada pelarangan atau pengurangan jam berkunjung ke Lembaga yang khusus membina WBP perempuan dan anak-anak itu. Untuk pendeteksian dan penggunan Hand Sanitizer juga mendapat respond an dukungan dari warga yang berkunjung.

“ Terkait Antisipasi Virus Corona, Sejauh ini memang belum ada larangan bagi warga yang ingin mengunjungi keluarga mereka di LPKA ini, termasuk jam dan lama berkunjung juga masih normal seperti biasanya.” Ucap Agusman diamini Hendri. (Edw).