Antisipasi Penyebaran Hoax, SMA 2 Payakumbuh Gelar Pelatihan Jurnalistik  

Kota Payakumbuh, Dekadepos.com

Mengantisipasi beredarnya Berita Bohong (Hoax) dikalangan generasi muda khususnya siswa/i di SMA 2 Negeri Kota Payakumbuh menggelar pelatihan Jurnalistik dan Penggunaan Media Sosial (Medsos) yang baik dan bijak bagi belasan siswa/i yang tergabung dalam Ekstrakurikuler Dua Pijar di Sekolah yang berada di Kawasan Bukit Sitabur Kecamatan Payakumbuh Timur. Kegiatan yang digelar seharian tersebut dilaksanakan Minggu siang 7 September 2018 di Aula Sekolah itu.

Bacaan Lainnya

Tampil sebagai pemateri, Ade Suhendra, Jurnalis media Online www.klikpositif.com yang juga Founder/pendiri media sosial sudutpayakumbuh.com, selain ade juga ikut memberikan materi, Edward Kontributor TVRI Sumatera Barat. Dihadapan belasan siswa/i, Ade memaparkan tekhnik penulisan berita, aturan-aturan yang harus dipatuhi oleh seorang jurnalis/wartawan termasuk bagaimana membedakan antara Hoax dengan berita sesungguhnya dan bagaimana menggunakan media sosial dengan baik dan bijak agar tidak tersangkut persoalan hukum dikemudian harinya.

Menurut pria yang juga pengasuh Ektrakurikuler di SMA 2 tersebut, generasi muda khususnya siwa/i jangan sampai terjebak dengan ikut menyebarkan berita bohong (Hoax). Dengan adanya pelatihan Jurnalistik yang digelar, selain untuk mengantisipasi agar siswa/i tidak ikut-ikutan menyebar Hoax juga memberikan bekal kepada mereka tekhnis menulis, terutama menulis untuk Jurnalistik.

“ Dengan adanya materi pelatihan Jurnalistik, mereka nantinya bisa membedakan mana yang berita dan mana yang Hoax. Sehingga mereka tidak ikut-ikutan dalam menyebarkan Hoax, baik berupa tulisan ataupun video.” Sebutnya.

Sementara Kepala SMA 2 Payakumbuh, Ima Takarina melaui Gusma Wensyam dan Doni Fitria pembina Ekstrakurikuler Dua Pijar berharap pelatihan yang digelar bagi belasan siswa/i itu dapat bermanfaat bagi siswa yang mengikuti, sehingga mereka bisa membagi ilmu kepada siswa/i lainnya.

“ Tentu kita berharap pelatihan yang diikuti siswa/bisa memberikan ilmu kepada mereka khususnya dalam dunia Jurnalistik, selain itu juga bisa mengantisipasi penyebaran Hoak.” Sebutnya.

Edward, Kontributor TVRI Sumatera Barat yang tampil disesi akhir pelatihan, memberikan materi terkait tekhnik pengambilan gambar untuk berita Telivisi dan menjelaskan hal-hal dalam peliputan berita di lapangan sehingga berita menjadi menarik dan layak untuk tayang. (Edw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *