Antisipasi Penyebaran Virus Corona, PN Tanjung Pati Gelar Sidang Online 

oleh -42 views

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Mengantisipasi penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Limapuluh Kota, khususnya di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Pati. Pelaksanaan sidang yang biasanya menghadirkan terdakwa, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan Penasehat Hukum dalam satu ruangan, kini pemandangan seperti itu tak lagi dijumpai di Pengadilan Tanjung Pati.

Persidangan justru digelar secara online tanpa menghadirkan terdakwa secara langsung. Hal itu
menindaklanjuti disposisi Ketua Mahkamah Agung tanggal 26 Maret 2020 stas Memorandum kami Nomor 72/DJU/PS 00/3/2020 tanggal 26 Maret 2020. Sidang itu akan digelar secara online selama masa darurat bencana wabah penyakit akibat virus corona.

Ketua Pengadilan Negeri Tanjung Pati Herry Cahyono didampingi Iskandar S. Nasution mengatakan maksud sidang online tersebut adalah persidangan perkara pidana yang dilakukan secara jarak jauh atau teleconference.

“Prinsipnya adalah untuk membatasi dan memutus penyebaran Pandemi COVID-19. Namun secara hukum, sidang tetap berjalan sesuai dengan KUHAP. Hanya teknisnya sedikit berbeda yaitu menggunakan kecanggihan teknologi dan beberapa pihak bisa melaksanakannya di tempat instansi masing-masing,” kata Hery Cahyono.

Ia menjelaskan pada tahap awal ini, yang menjadi kendala adalah jaksa yang hanya berada satu tempat yaitu di Payakumbuh. Sementara untuk pengadilan ada 2 yaitu di Pengadilan Negeri Payakumbuh dan Pengadilan Negeri Tanjungpati.

“Kondisinya saat ini jaksa hanya satu dan pengadilan ada dua. Sehingga kadang dalam waktu bersamaan jadinya harus bergantian dan antri. Diharapkan nanti di LP dan kejaksaan diusahakan memiliki dua ruangan agar tidak saling antri dan menunggu,” ujarnya.

Sementara itu, Isnandar S. Nasution menambahkan bahwa untuk kendala teknis di lapangan tidak ada. Namun menurutnya saat ini dibutuhkan koordinasi dengan berbagai pihak seperti LP dan kejaksaan untuk mensiasati teknis tersebut agar tidak antri dan saling menunggu.

“Sebelumnya selain dengan LP Payakumbuh, PN Tanjungpati juga telah melakukan sidang online atau teleconference dengan LP Suliki. Hal ini memang sebagai langkah dalam menindak lanjuti COVID-19 di Indonesia, khususnya di Provinsi Sumbar dan Kabupaten Lima Puluh Kota,”. Ujarnya. (Edw).