Anton, Pria yang Terkapar di Trotoar Kota Pekanbaru, Dipanggil Sang Khalik

oleh -14.002 views

 

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com-

Mujur tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Anton (30 tahun) warga Jorong Kampung Tangah, Nagari Talang Maua, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota yang terlantar dalam kondisi sakit dan tak berdaya, tergeletak di atas trotoar di Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu lalu (6/6/2020) berhasil dijemput dan diselamatkan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan dan Ketua DPRD Limapuluh Kota, Deni Asra dan membawanya untuk berobat di RSUD dr. Achmad Darwis Suliki, Rabu sore (10/6/2020 sekira pukul 16.20 Wib dilaporkan meninggal dunia.

Menurut Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan, kabar duka meninggalnya Anton diinformasikan langsung oleh Dirut RSUD dr. Achmad Darwis Suliki. dr. Muryani Dhatri.

Baca juga: https://www.dekadepos.com/anton-warga-50-kota-ditemukan-terkapar-dalam-kondisi-sakit-di-atas-trotoar/

“ Innalillahi Wainnailaihi Rajiun. Anton, yang baru empat hari menjalani perawatan di RSUD dr. Achmad Darwis Suliki, telah dipanggil sang khalik,” ujar Wabup Ferizal Ridwan.   

Diakui Wabup Ferizal Ridwan, hasil pemeriksaan tenaga medis di RSUD dr. Achmad Darwis Suliki, Anton diagnosa menderita penyakit tuberkulosis atau penyakit paru-paru.

“ Sesuai protap, kemungkinan proses pemakaman almarhum akan dilaksanakan sesuai dengan SOP Covid-19,” ungkap Wabup Ferizal Ridwan yang sedang berada di RSUD dr. Achmad Darwis Suliki mengurus kematian Anton.   

3 TAHUN MENGHILANG

Seperti diberitakan sebelumnya, Anton adalah salah satu warga asal Kabupaten Limapuluh Kota yang tidak beruntung setelah pergi mengadu nasib di bumi Lancang Kuning, Kota Pekanbaru, Riau.

Tiga tahun lamanya di rantau orang dengan kondisi sosial yang sangat memprihatinkan, tiba-tiba Anton jatuh sakit dan terpaksa tidur di atas trotoar di depan Rumah Sakit Awal Bross Panam, Kota Pekanbaru, Riau, karena tidak ada keluarganya di Kota Pekanbaru yang mengurusnya.

Atas kabar nestapa itu, disikapi dengan cepat oleh urang awak yang ada di Kota Pekanbaru yang tergabung dalam paguyuban Gonjong Limo.

Ketika kabar terlantarnya pria itu di Kota Pekanbaru, sampai ke telingga Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, Sabtu sore (6/6/2020) pria malang itu dijemput ke Kota Pekanbaru dan kedatangannya dinanti oleh Wabup Ferizal Ridwan bersama Ketua DPRD Deni Asra perbatasan Sumbar-Riau, Rimbo Data, untuk seterusnya dibawa ke RSUD Acmad Darwis Suliki untuk menjalani perawatan.

“ Namun, inilah garis hidup manusia. Ketika tengah menjalani perawatan di RSUD Acmad Darwis, Anton, dipanggil sang khlaik untuk selama-lamanya. Sesama umat, kita tak dapat berbuat banyak, kecuali hanya berdoa semoga arwah almarhum diterima disisiNya. Amin!” ujar Wabup Ferizal Ridwan.

Melalui media ini, atas nama pemerintah daerah Kabupaten Limapuluh Kota, Wabup Ferizal Ridwan menyampaikan permohonan maafnya, kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan untuk kepulangan almarhum sampai para dirawat dan dipanggil sang khlaik, (edw)